Logo Header Antaranews Sumbar

Sebagian Warga Pariaman Menuju Daerah Lebih Tinggi

Rabu, 2 Maret 2016 22:34 WIB
Image Print

Pariaman, (AntaraSumbar) - Ratusan warga Kota Pariaman, Sumatera Barat, bergerak menuju daerah yang lebih tinggi pascagempa berkekuatan 7,8 Skala Richter yang mengguncang daerah itu pada Rabu pukul 19.49 WIB.

Berdasarkan pantauan di Pariaman ratusan warga bersama keluarga menuju daerah Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padangpariaman.

Ajo (45) salah seorang warga sekitar menyebutkan biasanya jika terjadi gempa bumi yang berpotensi tsunami warga akan melarikan diri ke daerah Kabupaten Padangpariaman.

"Sewaktu peristiwa gempa Aceh kami bersama keluarga melarikan diri ke Kecamatan Padang Sago karena di sana daerahnya lebih tinggi," kata dia.

Ia mengatakan, gempa bumi tersebut sempat membuat warga sekitar menjadi panik karena kota itu berada pada zona merah.

Bus (32) warga lainnya menyebutkan warga sekitar memang panik karena takut berdampak tsunami.

"Saya khawatir gempa bumi ini bisa berdampak tsunami, apalagi saat ini cuaca sedang buruk," ujarnya.

Nul (40) salah seorang penjaga Pantai Gandoriah menyebutkan biasanya jika terjadi gempa warga sekitar pesisir pantai berpatokan kepada air laut.

Jika air laut tiba-tiba surut maka hal tersebut bisa berdampak buruk seperti peluang terjadinya tsunami.

"Sewaktu tsunami Aceh kami berpatokan kepada air laut, dan waktu itu terjadi pasang surut," jelasnya.

Sementara itu, di Desa Pungguang Ladiang Kecamatan Pariaman Selatan, terjadi kemacetan panjang. Kemacetan tersebut akibat ribuan warga yang berdesak-desakan untuk melarikan diri menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua. (cpw)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026