Logo Header Antaranews Sumbar

Peternak Sapi Perah Padang Panjang Siap Hadapi MEA

Rabu, 3 Februari 2016 10:49 WIB
Image Print

Padang Panjang, (AntaraSumbar) - Peternak susu sapi perah yang ada di Kota Padang Panjang sudah siap menghadapi pasar Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) untuk bersaing di pasaran karena sudah memiliki lisensi.

"Peternak sapi perah sudah siap menghadapi MEA, karena sudah mengantongi sertifikat International Organization for Standardization (ISO)," kata Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis di Padang Panjang, Rabu.

Kemurnian sapi perah yang ada di Padang Panjang kata dia, akan bisa menarik konsumen, apa lagi lisensi dari yang berkopeten sudah di miliki oleh daerah itu tentang kehigenisan susu sapi perah itu.

Pasar MEA sendiri akan bisa meningkatkan kualitas dari produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha yang ada di Indonesia khususnya Padang Panjang.

Pemerintah kota (Pemkot) Padang Panjang dalam hal ini akan terus memperhatikan peternak sapi perah, supaya bisa bersaing di pasaran.

"Banyak hal yang harus dilakukan dalam meningkakan kualitas sebuah produk, termasuk sapi perah, sehingga memiliki tempat di hati konsumen," katanya.

Saat ini saja jelas dia, Padang Panjang sudah menjalin kerjasama dengan negara Selandia Baru sebagai upaya peningkatan kulaitas dan kesejahteraan peternak yang ada di daerah itu.

"Kerjasama itu akan berlangsung selama delapan tahun kedepan yang juga dibantu oleh kementerian Pertanian," katanya.

Peternak sapi perah Padang Panjang, Ridwan mengaku juga sudah siap menghadapi MEA, mengingat fasilitas dan kualitas susu yang dihasilkan sudah di sterilkan oleh rumah susu setempat.

"Saat ini kami tinggal bagaimana produksi susu sapi bisa meningkat, sehingga bisa memenuhi seluruh konsumen yang ada baik itu di Sumbar maupun luar Sumbar," katanya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026