
Unand akan Tingkatkan Kerja Sama dengan Media
Jumat, 25 Desember 2015 16:49 WIB

Padang, (AntaraSumbar) - Universitas Andalas (Unand) Padang akan lebih meningkatkan kerja sama dengan berbagai media massa baik lokal maupun nasional pada 2016.
Media massa memiliki peranan penting dalam meningkatkan prestasi Unand pada beberapa tahun terakhir, di tahun depan hubungan akan lebih dipererat," kata Kepala Sub Bagian Humas dan Protokol Unand, Eriyanty saat dikonfirmasi di Padang, Jumat.
Menurutnya beberapa kontribusi media massa untuk Unand saat ini seperti liputan kegiatan seminar, kuliah hingga wisuda telah memperkuat informasi tentang institusi di segmen pembaca masyarakat.
Ke depan kata dia , akan lebih ditingkatkan dalam hal koordinasi, pembagian serta keterbukaan informasi publik.
"Selain itu Unand tetap akan konsisten untuk melakukan kerja sama dalam bentuk nota kesepahaman pada beberapa media," ucapnya.
Sebagai contoh dalam meningkatkan intensitas langganan surat kabar, kerja sama media online dan pembukaan kesempatan liputan jurnalis.
Kemudian juga menjaga hubungan baik antara pimpinan dan civitas akademika dengan para wartawan yang meliput seputar kegiatan Unand.
"Dengan harapan hal tersebut mendapat persetujuan dari pimpinan Unand," imbuhnya.
Selain melakukan kerja sama dia juga mengatakan bahwa Unand akan melakukan seleksi dan pembatasan pada media yang dicurigai.
Maksud dari dicurigai ini, katanya menjelaskan, yakni media yang tiba-tiba muncul dengan berita saduran dari media lain atau website Unand sendiri, kemudian media tersebut datang dengan menagih jasa dari berita.
Untuk melancarkan upaya tersebut pihaknya akan berkoordinasi dengan segenap pimpinan agar melakukan penyeleksian yang sama terhadap media yang tidak terkenal tersebut.
"Sebaliknya Unand akan memperkuat posisi media massa yang memiliki kontribusi pada pengembangan institusi di masa depan," ujarnya.
Sementara itu salah satu jurnalis di surat kabar lokal Sumbar, Mulharman berharap agar keterbukaan informasi publik di sebuah perguruan tinggi seperti Unand dapat terus terjaga.
Menurutnya dalam pembukaan informasi tersebut haruslah sesuai kondisi yang sebenarnya. Artinya informasi yang dibagikan Unand kepada media, bukan sesuatu yang dilebihkan atau dikurangkan.
"Terlepas informasi tersebut bernilai positif ataupun negatif pembagian dari Unand sangatlah penting," katanya.
Disamping itu institusi juga perlu membuka ruang bagi jurnalis untuk berkreativitas dengan pemberitaan yang ada di Unand. Hal ini mengandung arti bahwa selama melakukan liputan wartawan mendapat jaminan dan kebebasan untuk membuat berita.
"Tentunya sesuai dengan kaidah dan peraturan pers yang berlaku", katanya. (*)
Pewarta: M R Denya Utama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
