Logo Header Antaranews Sumbar

Pantai Lovina Buleleng Diterjang Gelombang Pasang

Minggu, 13 Januari 2013 10:54 WIB
Image Print
Ilustrasi ombak pasang. (ANTARA)

Denpasar, (ANTARA) - Dua buah unit rumah yang masing-masing berfungsi sebagai restoran dan tempat hiburan di Pantai Lovina, Kabupaten Buleleng, Bali utara hancur berantakan rata dengan tanah akibat diterjang gelombang pasang. "Terjangan gelombang yang dahyat itu juga meluluhlantakan pemukiman nelayan setempat, namun tidak sampai merenggut korban jiwa," kata Kadek, salah seorang warga setempat, Minggu. Bencana alam yang melanda pesisir empat kilometer dari pusat pariwisata Lovina itu terjadi Jumat malam (11/1). Sejumlah pohon bakau dan tanaman lain roboh dengan akar-akarnya terangkat ke atas. Air laut masuk ke darat hingga sekitar 100 meter lebih melewati tembok pembatas areal hotel dan tempat parkir. Air laut tinggi sekali, hingga menjangkau jalan dan warung-warung yang ada di daerah itu. Anggota DPRD Buleleng dari FPDIP Ni Made Turkini minta Pemkab Buleleng melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera menangani akibat bencana tersebut. "Saya minta Pemkab Buleleng segera turun ke lokasi bencana untuk membantu warga korban bencana. Kasihan mereka kalau tidak segera diberi pertolongan," desak Turkini. Srikandi PDIP ini mengatakan, kondisi Panti Happy Lovina memang sudah lama tidak terawat akibat tergerus gelombang pasang. Untuk itu Pemkab Buleleng perlu menganggarkan dana penyenderan pada APBD Perubahan mendatang. Bahkan Turkini mengaku, dirinya bersama anggota FPDIP Buleleng lainnya Made Teja sudah mengusahakan anggaran penyenderan ke Pemerintah Pusat. "Kami sudah memohon anggaran penyenderan pantai Happy ke pusat, namun hingga kini belum terealiusasi," ujar Turkini. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026