Logo Header Antaranews Sumbar

Kabut Asap Level Berbahaya Murid TK Dipulangkan

Kamis, 22 Oktober 2015 14:31 WIB
Image Print

Padang Panjang, (Antara) - Murid Taman Kanak-Kanak di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat dipulangkan lebih awal dari jam belajar yang seharusnya karena semakin tebalnya kabut asat di daerah itu yang sudah memasuki level berbahaya.

"Anak-anak dipulangkan pukul 10.00 Wib dua jam lebih cepat dari yang seharusnya pukul 12.00 Wib," kata salah seorang guru TK Alqur an Padang Panjang Lina di Padang Panjang, Kamis.

Pemulangan murid TK itu, sebagai tindakan preventif terhadap kesehatan murid, karena kabut asap di kota yang berjuluk "Serambi Mekah" itu sudah PM10: 636 ug/m3 Kategori ISPU berbahaya pada pukul 11.00 Wib.

"Informasi yang kami terima kualitas udara di Padang Panjang dan sekitarnya sudah memasuki level berbahaya," ujarnya.

Tidak itu saja, kepulangan murid TK itu lebih awal katanya, juga atas kebijakan dari Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang.

Ia menyebutkan, jika kondisi kabut asap masih sama dengan yang hari ini, maka libur murid TK di Padang Panjang perpanjang. "Kalau kondisinya masih sama, anak-anak boleh libur satu hari lagi, hingga ada pemberitahuan selanjutnya," ujarnya
Kebijakan untuk memulangkan murid TK itu lebih awal disambut baik oleh orang tua wali murid, supaya bisa mengantisipasi akibat dari kabut asap itu yang bisa mengganggu kesehatan masyarakat.

"Tidak apa-apa, karena para guru tidak ingin murid TK-nya sakit karena kabut asap. Mudah-mudahan kebijakan itu bisa bermanfaat bagi orang tua wali murid lainnya," ujar salah seorang wali murid TK Alquran Padang Panjang Khairatun Hisanun.

Masyarakat Padang Panjang lainnya Joni menilai pemerintah lamban dalam menangani bencana akbut asap tersebut yang sudah berlangsung sekitar dua bulan.

"Kami berharap, pemerintah bisa lebih cepat mengatasi permasalahan kabut asap ini, sehingga masyarakat bisa menghirup udara yang sehat," katanya. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026