
Prancis Desak Pengiriman Segera Pasukan ke Mali

PBB, (ANTARA/AFP) - Prancis meminta PBB "mempercepat" pelaksanaan satu resolusi yang mengizinkan pengirim pasukan internasional ke Mali. Surat itu juga secara resmi memberitahu Dewan Keamanan bahwa pihaknya menanggapi permintaan bantuan dari presiden sementara Mali Dioncounda Trore. Pasukan Prancis memberikan dukungan mereka kepada Mali untuk "memerangi unsur-unsur teroris", kata surat dari duta besar Prancis untuk PBB, Gerard Araud. Operasi itu akan berlangsung selama diperlukan,tambahnya. Pasukan Mali yang didukung kekuatan udara Prancis Jumat melancarkan serangan terhadap gerilyawan Islam yang telah menguasai daerah utara negara itu Maret tahun lalu, mengancam akan bergerak ke selatan. "Mali menghadapi unsur-unsur teroris yang datang dari utara yang kini mengancam integritas wilayah negara ini, dan keselamatan penduduknya," kata surat itu. Surat yang ditujukan kepada duta besar Pakistan Masood Khan, yang negaranya memimpin Dewan Keamanan yang beranggotakan 15 negara itu, juga menyerukan pelaksanaan segera resolusi Dewan Keamanan yang menyetujui pasukan intervensi pimpinan Afrika di Mali. Kendatipun Dewan Keamann PBB telah menyetujui pasukan berkekuatan 3.000 personil, diperkirakan tidak akan siap digelarkan sebelum September. Surat itu mengatakan bahwa operasi pasukan Prancis "yang dilakukan di bawah kerangka hukum internasional, akan berlangsung selama diperlukan." (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
