
PSLH Unand akan Konsisten Tangani Masalah Lingkungan
Selasa, 20 Oktober 2015 13:12 WIB

Padang, (Antara) - Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) akan konsisten menangani permasalahan dan isu lingkungan dengan menggelar diklat Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) secara rutin.
"Bukti upaya konsistensi ini yakni dengan menggelar diklat Amdal setiap tahun bagi pejabat daerah dan pemangku kepentingan lainnya," kata direktur PSLH Unand Dr. Fadjar Goembira, di Padang, Selasa.
Dia menyebutkan salah satu faktor pendukungnya dengan tercapainya akreditasi B untuk PSLH sebagai institusi penyelenggara Amdal dari Kementerian Lingkungan Hidup tahun 2014.
Hal ini menjadikan sertifikat yang berasal dari diklat Amdal PSLH ini sudah teruji dan bermanfaat secara nasional.
"Selain akreditasi B, PSLH juga memiliki sumber daya peneliti yang berasal dari banyak disiplin ilmu," katanya.
Menurutnya hal tersebut, dapat menjadi modal untuk memperkuat pengembangan ilmu lingkungan di tengah masyarakat.
Disamping itu dengan sumber daya itu juga PSLH mampu menanggapi sekaligus menganalisis setiap perkembangan isu tentang lingkungan global.
"Pada setiap pelaksanaan diklat Amdal, peserta yang ikut berasal dari pejabat, petinggi pemerintahan baik dari Sumbar maupun luar," katanya.
Hal ini juga menjadi bukti bahwa pelaksanaan diklat Amdal oleh PSLH telah mengikuti peraturan yang berlaku, serta terjamin legalisasinya, ucapnya.
"Dengan sekian banyak faktor pendukung tersebut diharapkan di masa depan diklat Amdal PSLH Unand meningkat secara kualitas," katanya.
Sementara itu Rektor Unand Prof. Werry Darta Taifur berharap dari pelaksanaan diklat Amdal tersebut dapat membuka kerja sama Unand dengan instansi pemerintahan.
Selain itu pelaksanaan diklat juga bisa meningkatkan peranan Unand dalam upaya penanganan isu lingkungan global.
Secara keseluruhan katanya, keberhasilan pelaksanaan diklat Amdal tersebut tidak bergantung secara internal saja melainkan juga faktor eksternalnya.
Terutama hasil dari diklat tersebut oleh para peserta pelatihan bergantung pada upayanya selama diklat, ujarnya. (*)
Pewarta: M R Denya Utama
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
