Logo Header Antaranews Sumbar

Dinkes : Peningkatan ISPA Hanya Satu Kabupaten

Minggu, 20 September 2015 15:32 WIB
Image Print

Padang, 21/9 (Antara) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan hanya ada satu kabupaten di wilayah tersebut yang terdata terjadi peningkatan angka infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).
"Kami selalu melakukan pemantauan data ISPA setiap hari dan mengeluarkan analisis mingguan, hasil pada minggu ke 36 secara kabupaten ada terjadi peningkatan yakni di Solok," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Rosnini Syafitri saat dihubungi di Padang, Senin.
Ia mengatakan ada lima kabupaten yang menjadi fokus utama Dinkes mengukur data indeks standar pencemaran udara (ISPU), yakni Kabupaten Pasaman, Kabupaten Lima Puluhkota, Kota Bukittinggi, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Solok Selatan.
Data pengukuran yang didapatkan Dinkes bekerja sama dengan Balai Labkesda dan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) Medan, diperoleh Kabupaten Solok Selatan ISPU diatas baku mutu yakni 158 pm.
"Ada tiga tempat yang dipantau, yakni Wisma Duta Kencana, Kantor Bupati dan di SMA Negeri 6, ketiganya berada pada level tidk sehat," katanya.
Sejumlah upaya telah dilakukan, termasuk menyiapkan sarana pelayanan kesehatan untuk kemungkinan terjadinya peningkatan penyakit akibat dampak kabut asap, lanjut dia.
Ia mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, dan menggunakan masker saat bepergian.
"Masyarakat harus sadar perilaku hidup bersih dan sehat, setidaknya dengan upaya itu dapat menghindari dampak buruk kabut asap, dan segera ke pelayanan kesehatan jika mengalami gangguan," ujarnya.
Sementara Itu, Kepala Bidang Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Rumainur minta masyarakat waspada jika kepekatan kabut asap meningkat.
Terkait dengan langkah antisipasi penanggulangan kabut asap agar tidak berdampak lebih jauh, pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan satuan kerja terkait seperti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk pelaporan cuaca dan kadar udara, serta dengan Dinkes pada laporan kesehatan masyarakat.
"Berdasarkan laporan sementara, keadaan secara umum, udara di Sumbar masih baik, kecuali untuk lima kabupaten di Sumbar tersebut," katanya.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026