BNN Ajak Mahasiswa Tidak Menggunakan Narkoba

id BNN

Jakarta, (Antara) - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengajak mahasiswa untuk menjauhi penggunaan narkoba, serta mendesak mereka untuk sepakat bahwa narkoba adalah barang haram yang dapat menyebabkan pemakainya kurang konsentrasi belajar, sakit jasmani, dan sakit rohani.

"Haramkan Narkoba, karena semua agama melarang narkoba yang bisa menyebabkan sakit. Kesehatan adalah segala-galanya, orang yang pakai narkoba adalah orang-orang sakit secara jasmani maupun rohani," kata Direktur Advokasi Deputi Bidang Pencegahan BNN, Brigjen Pol. Dr. Victor Pudjiadi, kepada ribuan mahasiswa Universitas Pancasila, Jakarta Selatan, Kamis.

Victor menyampaikan materi tentang bahaya narkoba dengan cara yang beragam, mulai dari ceramah singkat, simulasi penyelundupan narkoba, atraksi sulap dan pantomim, sampai menghadirkan penyanyi dari salah satu ajang pencarian bakat.

Mahasiswa sebagai warga negara dengan usia yang produktif dianggap rentan terhadap narkoba, karena pada usia-usia yang produktif seseorang cenderung ingin mencoba hal-hal yang baru. Narkoba merupakan zat yang membuat pemakainya merasa ketagihan dan ketergantungan, maka dari itu mahasiswa diajak untuk menjauhi dan tidak menggunakan narkoba.

"Penggunaan narkoba memiliki banyak efek samping yang berbahaya seperti halusinasi, ketagihan, kurang konsentrasi, sampai dorongan untuk berbuat jahat. Usia mahasiswa adalah usia yang rentan terhadap narkoba karena mahasiswa biasanya punya rasa ingin tahu akan hal-hal baru. Untuk itu, cobalah hal-hal yang bermanfaat, jauhi yang dapat merusak kesehatan dan moral seperti pergaulan bebas, miras, apalagi narkoba," kata Victor.

Dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang juga dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Pancasila, Drs. Agus Purwanggana M.Si., Apt itu, Victor juga menyampaikan pentingnya peran orang-orang terdekat seperti keluarga, teman, dan dosen dalam mencegah penggunaan narkoba.

Sementara itu, mahasiswa yang hadir dalam penyuluhan sangat antusias. Mereka ingin menjadi warga negara yang baik, salah satunya yaitu dengan tidak menggunakan narkoba. Mereka juga memberi dukungan satu sama lain untuk menjauhi narkoba.

"Kita yang belum mencoba narkoba jangan sampai pernah mencobanya, jangan sampai narkoba merusak konsentrasi belajar karena dampak buruknya," kata mahasiswa Teknik Arsitektur Universitas Pancasila, Eliya Fitrianarti.

BNN mengatakan, pengguna narkoba yang sudah kecanduan biasanya diberi penanganan dengan cara rehabilitasi. Mereka akan dibina secara medis serta didukung dengan pemahaman agama berupa bimbingan mental dan spiritual. (*)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.