Logo Header Antaranews Sumbar

Wako Irup Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja

Rabu, 26 Agustus 2015 21:54 WIB
Image Print
Sawahlunto, Antara - Satuan Dalmas Polres Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, saat memeragakan formasi urai massa dalam simulasi pengamanan Pilgub Sumbar 2015, di lapangan Ombilin Sawahlunto, Rabu(26/8). (Rully Firmansyah)

Sawahlunto, (AntaraSumbar) - Wali Kota Sawahlunto, Ali Yusuf, menjadi inspektur upacara (Irup) gelar pasukan Operasi Mantap Praja Singgalang 2015, sebagai tanda dimulainya pelaksanaan standar prosedur pengamanan pemilihan gubernur Sumatera Barat.

"Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dengan sikap profesionalisme Polri, untuk menghadapi tantangan yang semakin berat," katanya di Sawahlunto saat membacakan amanat Kapolda Sumbar, Brigjen Polisi Bambang Sri Herwanto.

Ia menyampaikan, kehidupan demokrasi di Indonesia telam memberikan ruang kebebasan bagi masyarakat untuk berserikat, berkumpul, dan menyampaikan pendapat yang dijamin oleh konstitusi.

Sehubungan dengan itu, dewasa ini terlihat bagaimana proses pendewasaan demokrasi sedang berlangsung dimulai dari tahap transisi demokrasi menuju kosolidasi demokrasi dan berakhir dengan pemantapan demokrasi dalm kehidupan berbangsa, bernegara serta bermasyarakat.

Dalam proses tersebut, lanjutnya, terdapat kerawanan yang memerlukan perhatian serius oleh semua pihak untuk diantisipasi sejak dini, agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata sehingga menghambat jalannya tahapan Pilgub serta dapat juga mengganggu jalannya roda pemerintahan.

"Oleh karena itu, untuk menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dan stabil selama berlangsungnya Pemilukada serentak tersebut, Polda Sumatera Barat menggelar operasi Kepolisian kemandirian wilayah dengan sandi Mantap Praja Singgalang 2015," jelasnya.

Sehubungan dengan pelaksanaan operasi tersebut, lanjutnya, maka dalam penerapannya akan dilakukan penggelaran fungsi-fungsi kepolisian dilapangan dalam bentuk satuan tugas tingkat daerah dan tingkat Polres, yang melibatkan dua pertiga kekuatan yang ada dan tersebar diseluruh Polres dan Polsek dalam wilayah hukum Polda Sumatera Barat, kata dia.

Sementara itu, Kapolres Kota sawahlunto, AKBP Djoko Ananto SIK, mengatakan jajarannya sudah melaksanakan operasi pendahuluan pada saat tahapan pemilihan gubernur dimulai, berupa kegiatan preemtif dan preventif dengan mengerahkan anggota satuan intelijen dan keamanan.

"Sesuai perkembangan tahapan, kebutuhannya akan kami sesuaikan sesuai tingkat risiko gangguan keamanan yang mungkin timbul, melalui fungsi-fungsi penegakan hukum, kuratif dan rehabilitasi," katanya.

Terkait upaya antisipasi rusuh massa, lanjutnya, jajaran Polres setempat juga telah mensimulasikan langkah-langkah pencegahan hingga tindakan urai massa yang dilaksanakan oleh tim pengendalian massa (Dalmas), lengkap dengan seluruh kendaraan serta peralatan pendukung.

Ia berharap, kondisi ganggguan kamtibmas yang mungkin timbul di wilayah hukum kota itu, bisa ditekan risikonya selama proses tahapan Pilgub Sumatera Barat 2015.

"Kami akan berupaya mewujudkan Pemilu yang tidak ada asap, tidak ada kaca pecah serta tidak ada darah tercecer sebagaimana yang menjadi target Polda Sumbar pada Pilkada serentak tahun 2015," kata dia. (cpw7)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026