Logo Header Antaranews Sumbar

Masyarakat Tanjung Raya akan Bersihkan Danau Maninjau

Kamis, 21 Mei 2015 21:12 WIB
Image Print

Lubuk Basung, (Antara) - Masyarakat Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), akan membersihkan Danau Maninjau dari enceng gondok, ikan mati dan bambu bekas keramba jaring ikan agar danau itu tidak tercemar.

Wali Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Reflismen di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan program pembersihan Danau Maninjau ini merupakan gagasan perantau dari Kecamatan Tanjung Raya yakni, Bachtiar Chamsah dan Afdhal yang menginginkan danau vulkanik itu bersih agar pengunjung wisata betah berkunjung.

"Semua biaya untuk membersihkan danau ini berasal dari kedua perantau dari Kecamatan Tanjung Raya ini. Saya berharap program ini berjalan dengan baik," kata Reflismen.

Pada tahap awal, masyarakat akan membentuk satuan tugas (Satgas) dengan jumlah sebanyak sembilan orang per nagari.

Satgas ini akan dilatih di SMAN Agam Cendikia selama 15 hari oleh lembaga yang akan ditunjuk. Setelah pelatihan, mereka langsung membersihkan Danau Maninjau dari enceng gondok, ikan yang mati dan bambu bekas keramba jaring apung yang berada di danau itu.

"Satgas ini akan membersihkan danau sebelum Ramadhan 1436 Hijriyah dan kita tidak memberikan target berapa luas untuk membersihkan danau itu," katanya.

Terkait limbah pakan ikan yang banyak mengendap di dasar perairan danau, Reflismen menambahkan akan disedot setelah program ini selesai. Namun butuh kajian mendalam dan strategi yang baik.

Dasar untuk membersihkan Danau Maninjau ini karena kecintaan masyarakat dan perantau di Kecamatan Tanjung Raya terhadap danau vulkanik tersebut, sehingga danau tersebut tidak tercemar.

"Kita berharap kepada masyarakat yang berada di sekitar danau itu, agar tidak membuang limbah rumah tangga ke dalam Danau Maninjau, agar danau itu tidak tercemar," katanya.

Tempat terpisah, Bupati Agam Indra Catri mengapresiasi langkah yang dilakukan masyarakat Tanjung Raya dengan kesadaran sendiri. Selain itu Pemkab Agam juga tidak akan tinggal diam.

Saat ini sudah ada skenario membersihkan Danau Maninjau secara menyeluruh. Tetapi dibutuhkan komitmen bersama, sehingga perencanaan tersebut dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

"Persoalan Danau Maninjau memang membutuhkan perhatian yang sangat serius dan komitmen bersama, agar fungsi danau bisa dikembalikan sebagaimana mestinya," kata Indra Catri. (*)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026