
12 Jembatan Hanyut di Kashmir-India
Sabtu, 9 Mei 2015 09:32 WIB

Srinagar, Kashmir-India, (Antara/Xinhua-OANA) - Sedikitnya 12 jembatan hanyut akibat diterjang banjir bandang yang dipicu oleh jebolnya tanggul sungai di Provinsi Ladakh di Kashmir yang dikuasai India.
"Sebanyak 12 jembatan termasuk tiga jembatan kendaraan bermotor di Lembah Lungnak telah hanyut dan jembatan baja yang baru didirikan di Nyaraks serta Chilling-Kaya di Kabupaten Leh juga hanyut diterjang air," kata juru bicara pemerintah lokal yang mengutip keterangan Menteri Lokal Chering Dorje, Jumat.
"Jembatan Chilling-Kaya adalah urat nadi buat seluruh Lembah Skyu-Markha."
Banjir bandang tersebut terjadi pada Kamis dan merusak beberapa rumah termasuk gedung milik pemerintah.
Meningkatnya permukaan air di hulu sungai membuat warga desa panik, dan memaksa mereka pindah ke tempat yang lebih tinggi, kata bebeapa laporan, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi.
Namun sejauh ini, tak ada laporan mengenai korban jiwa dari kabupaten itu.
Pemerintah lokal menyatakan mereka akan memulai penilaian kerugian lahan di daerah yang diterjang banjir bandang.
Ribuan wisatawan termasuk orang asing setiap tahun mendatangani Ladakh, yang berpegunungan, untuk berlibur dan melakukan pendakian.
Pada 2010, sedikitnya 234 orang termasuk beberapa wisatawan asing tewas akibat banjir bandang yang menerjang Wilayah Ladakh.
Kashmir memiliki daerah terjal. Tanah dan salju longsor seringkali terjadi dari wilayah pegunungannya selama hujan dan salju longsor yang sering terjadi di daerah tersebut. (*)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
