
30 Wartawan Solok akan Ikut UKW

Arosuka, (Antara) - Sebanyak 30 wartawan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), mendapat kesempatan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada pertengahan Mei 2015, kerja sama pemerintah setempat dengan Dewan Pers dan PWI. "Untuk ketahui, wartawan di Solok yang sudah lulus UKW baru 6 orang," kata Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Solok, Syahrial didampingi Kasubag Pemberitaan Syofiar Adek Syam, di Arosuka, Selasa. UKW sebagai syarat seorang jurnalis profesional dalam menjalankan tugas tugas jurnalistiknya, setelah dinyatakan berkompeten karena telah lulus uji kompetensi wartawan yang digelar Dewan Pers, katanya. Ia menyebutkan para wartawan Kabupaten Solok yang telah lulus UKW adalah Riswan Jaya, SH (Harian Metro Andalas Grup Bisnis LKBN Antara), Sofriwandy (Harian Koran Padang), Rusmel Dt Sati (Harian Singgalang), Taufik Effendi, SPd, MM (Harian Singgalang), Eli Susanti, SH dan Yoserizal (Harian Sumut 24). Ia menyebutkan, untuk saat ini di wilayah Kabupaten Solok terdapat sekitar 80 orang yang berprofesi sebagai wartawan yang bertugas di berbagai media cetak dan elektronik. Untuk itu, kata dia, Pemkab Solok sengaja menganggarkan dana sebesar Rp100 juta melalui Bagian Humas, yang akan dipergunakan untuk pelatihan wartawan, agar bisa mengikuti UKW tersebut. Dimana pelaksanaannya bekerjasama dengan PWI Kabupaten Solok. Syahrial mengatakan, sesuai hasil kunjungan Humas dan Wartawan ke Dewan Pers di Jakarta awal Maret 2015 lalu, UKW menjadi standar nasional bagi seorang jurnalis untuk bisa dinyatakan berkompenten. "Kalau seorang wartawan sudah lulus UKW, berarti wartawan yang bersangkutan sudah bisa dinyatakan berkompenten karena tim pengujinya adalah orang-orang profesional di bidangnya, seperti para pakar wartawan senior, Dewan Pers dan juga dari PWI Pusat," katanya. Bahkan nantinya, jelas Syahrial, sesuai hasil kunjungan Humas dan wartawan Kabupaten Solok ke Dewan Pers, bagi wartawan yang tidak memiliki kartu UKW, nantinya narasumber berhak menolak wartawan tersebut untuk wawancara. "Untuk itulah, Bupati Solok sangat mendukung pelaksanaan UKW untuk rekan-rekan wartawan yang setiap hari bertugas di lingkungan Pemkab Solok, agar sedapat mungkin seluruh wartawan di daerah itu bisa lulus UKW," katanya. Terpisahn Eri Satri Dt Rajo Kuaso, salah seorang wartawan mengatakan, dia dan wartawan Kabupaten Solok lainnya menyambut positif rencana UKW bagi wartawan yang akan digelar pertengahan Mei. "Kalau bisa tahun depan Pemkab Solok bisa menambah anggaran untuk UKW tersebut agar sebisa mungkin seluruh wartawan di Solok bisa ikut UKW dan lulus UKW," katanya. (*/cpw1)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
