Logo Header Antaranews Sumbar

UBH Gagas Forum Akademik Samudera Hindia

Minggu, 1 Februari 2015 20:26 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), menggagas keberadaan Forum Akademika Samudera Hindia bersama 14 perguruan tinggi lainnya di Indonesia. Forum itu telah digagas dalam pertemuan antar rektor ke 15 perguruan tinggi tersebut di Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, beberapa waktu lalu, kata Rektor UBH, Prof Dr Niki Lukviarman di Padang, Minggu. Niki yang juga anggota Dewan Pertimbangan Forum Rektor Indonesia (FRI) menambahkan Rektor UBH juga telah ditunjuk sebagai panitia pengarah acara resmi tahunan FRI dengan tiga rangkaian sidang komisi. Acara tersebut, tambahnya, dihadiri itu Menko Maritim, Dr Ir Dwisuryo Soesilo, M.Sc, mewakili Menristek Dikti, Direktur Pembelajaraan Kemahasiswaan Dikti, Dr Ila Sahila, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Dr Drs Andrianof Achir Chaniago, dan diikuti sekitar 700-an rektor dan direktur dari berbagai universitas dan sekolah tinggi di Indonesia baik negeri maupun swasta. Pada sidang komisi hukum, Rektor UBH selain sebagai pembicara juga mempresentasikan topik `Indian Ocean Akademik Forum (IOAF)` sesuai dengan tema FRI 2015 yakni menegakkan Kedaulatan Negara Dalam Pendekatan Ekonomi, Hukum dan Lingkungan Untuk Mendukung Indonesia sebagai Proros Maritim dunia, jelasnya. Menurut dia, kegiatan Forum Akademis Samudera Hindia direncanakan akan grand lauching pada bulan Maret 2015 mendatang di UBH, sementara kegiatan pre-launching akan dilaksanakan pada akhir bulan Januari 2015 di Universitas Bengkulu (UNIB) Bengkulu. Ia menambahkan, sebagai Anggota Forum Rektor Indonesia (FRI) Rektor UBH juga ditunjuk menjadi Dewan Pertimbangan FRI tahun 2014 yang ditetapkan melalui Forum Konvensi Kampus X dan Temu Tahunan XVI yang berlangsung di kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan ketuanya Rektor UNS, Prof Ravik Karsidi, pada tanggal 29 Januari 2014 di Solo. "FRI merupakan gerakan moral dan gerakan intelektual yang sejak reformasi tahun 1998 selalu hadir dan mengawal proses perubahan bangsa ke arah yang lebih baik. Struktur Dewan Pertimbangan FRI terdiri dari 5 Rektor PTS dan Rektor PTN, dan dalam komposisi tersebut UBH merupakan satu-satunya PTS yang berada di luar pulau Jawa dan pada FRI 2015 Rektor UBH ditunjuk untuk yang kedua kalinya sebagai dewan pertimbangan FRI, katanya. Ia mengatakan pada kesempatan tersebut disepakati, bahwa Forum Akademis Samudera Hindia yang di gagas UBH mendapat dukungan dari berbagai universitas di dalam maupun luar negeri serta instansi pemerintah, telah ditetapkan menjadi bagian dari program kerja FRI 2015. Dalam program kerja yang ditetapkan tersebut beberapa bagian disesuaikan dengan prioritas program mengacu kepada program IORA (Indian Ocean Rim Association), ujarnya. "Kita tahu dua per tiga wilayah Indonesia adalah lautan, hanya sepertiga daratan, perlunya dipercepat budaya maritim dan perlu segera dirumuskan kurikulum kemaritiman tingkat dasar dan menengah serta tingkatkan cinta tanah air mahasiswa yang berbasis kemaritiman," jelasnya. (*/WIJ)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026