Logo Header Antaranews Sumbar

Dua Warga Pesisir Selatan Hilang Terseret Banjir

Sabtu, 24 Januari 2015 16:04 WIB
Image Print
Nasrul Abit

Painan, (Antara) - Sebanyak dua warga Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) hilang terseret air bah dalam bencana banjir yang terjadi di Kecamatan IV Jurai, daerah itu, pada Jumat (23/1). Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit, di Painan, Sabtu, mengatakan warga tersebut Abu Nazar (68) dan Ridwan (46). Ke dua warga Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan itu hingga kini belum dapat diketahui nasibnya setelah terbawa air bah sejak Jumat (23/1). Sebelum terseret banjir, Abu Nazar warga Nagari (desa adat) Tambang dan Ridwan warga Nagari Bungo Pasang, Kecamatan IV Jurai bermaksud pulang ke rumahnya masing-masing setelah dari kebun miliknya di daerah itu. Ke duanya serta satu teman lainnya, Eri (43) terseret arus banjir ketika berada di gubuk tempat ke tiganya berhenti sambil menunggu hujan reda. Satu diantara tiga petani itu, Eri selamat setelah terseret banjir, sedangkan dua lainnya belum ditemukan hingga kini oleh Tim Search And Rescue (SAR) serta warga yang ikut melakukan pencarian. "Informasi di lapangan, banjir datang tiba-tiba dan menyeret ke tiga warga itu. Memang saat itu hujan masih deras di sekitar lokasi, " katanya. Tidak saja itu, sebanyak delapan rumah warga mengalami rusak berat, beberapa unit rusak sedang dan ringan di Kecamatan IV Jurai akibat terseret banjir yang terjadi pada Jumat sore hingga malam tersebut. Meski demikian berapa jumlah rumah yang hancur (rusak berat), sedang dan ringan akibat bencana tersebut hingga kini belum dapat dipastikan karena petugas masih melakukan pendataan di lapangan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan Pri Nurdin mengatakan, bencana banjir akibat luapan Batang Salido, daerah itu juga menyebabkan ratusan rumah warga terendam air pada tiga nagari di IV Jurai. Ke tiga nagari itu Bungopasang, Tambang dan Salido. Lokasi terparah terjadi di Nagari Tambang. Selain merusak rumah warga, sebagian besar badan jalan kabupaten di nagari itu terban terbawa arus sungai. Akibat kejadian itu hubungan transportasi darat ke dan dari tiga nagari di Kecamatan IV Jurai yakni Salido sari Bulan, Rawang dan Tambang tidak dapat dilewati kendaraan roda empat. Sedangkan kendaraan bermotor roda dua yang akan melewati jalan tersebut harus lebih berhati hati. Selain itu, banjir juga menggenangi jalan nasional di kabupaten itu, tepatnya di Salido, Kecamatan IV Jurai. Akibatnya hubungan transportasi darat Padang, Sumbar - Bengkulu terhambat atau tidak bisa dilewati mobil menuju dua arah hingga beberapa jam sejak pukul 17.00 WIB pada Jumat. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026