Logo Header Antaranews Sumbar

Pasaman Barat di Mata Para Tokoh

Jumat, 9 Januari 2015 13:45 WIB
Image Print
Ketua DPRD Pasbar Daliyuk K menyalami anggota DPR RI Agus Susanto sebelum sidang paripurna HUT dimulai.

Simpang Ampek (Antara) Tanpa terasa, sudah 11 tahun Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) berdiri sejak 7 Januari 2004 sampai 7 Januari 2015.

Diumur sebelas tahun ini sudah dua periode kepemimpinan kepala daerah yang dipilih langsung oleh masyarakat Pasbar, yakni Drs Syahiran periode 2005-2010 dan Baharudin periode 2010-2015.

Perayaan HUT Pasbar yang ke-11 ini diawali sidang Paripurna Istimewa DPRD Pasbar. Sidang paripurna ini dihadiri langsung Gubenur Sumbar Dr Irwan Prayitno, Anggota DPD RI Ema Yohanna, Anggota DPR RI Agus Susanto, Anggota DPRD Sumbar Zulkanedi Said, Anggota DPRD Sumbar Sabar AS, Anggota DPRD Sumbar Drs Syahiran (mantan Bupati Pasbar) anggota DPRD Sumbar Riva Melda, Bupati Pasaman Benny Utama serta tokoh dan sesepuh Pasbar.

Anggota DPD RI Ema Yohanna usai Sidang Paripurna mengatakan, Kabupaten Pasbar dibawah kepemimpinan Bupati Baharudin R MM cukup bagus dalam pergerakan pembangunan di segala sektor, terutama dalam peningkatakan kesejahteraan masyarakat.

"Semua program yang dibuat oleh Bupati Baharudin langsung menyentuh kelapisan masyarakat. Dari dana satu miliar, bidan jorong, dai nagari, Bandara Pusako Anak Nagari dan Pelabuhan Teluk Tapang. Semuanya dilakukan Bupati Baharudin untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pasbar," ujar Ema Yohanna.

Dengan demikian dia akan terus memperjuangkan Sumbar dan Pasbar sebagai kampung halamannya di DPD RI, dalam bentuk apapun, agar kampung halamannya bisa maju dan berkembang, dan masyarakat Pasbar bisa sejahtera.

Hal senada juga dikatakan Anggota DPR RI Agus Susanto SH yang didampingi istrinya yang juga Anggota DPRD Sumbar Riva Melda, empat tahun lebih Baharudin menjabat sebagai Bupati Pasbar, sudah banyak terobosan yang telah dibuatnya di bumi bertadahkan agama ini.

Bupati Baharudin betul-betul membangun Pasbar setulus hatidan sekuat tenaga serta telah mencurahkan buah pikirannya untuk kemajuan Pasbar kedepan, katanya

"Semua yang dilakukan Bupati Baharudin itu berdampak langsung terhadap masyarakat dan kemajuan Pasbar kedepan. Begitu juga PAD Pasbar dari tahun ketahun selalu mengalami penigkatan yang cukup signipikan. Itu semua kerja keras Bupati Baharudin," tegasnya yang diaminkan Riva Melda dari Komisi V DPRD Sumbar.

Sementara itu Anggota DPRD Sumbar dari Demokrat Sabar AS, mengapresiasikan kinerja Bupati Pasbar dalam jangka 4 tahun lebih. Kenapa tidak semua yang dilakukan oleh Bupati Bahar tidak terlepas dari peningkatan perekonomian masyarakat Pasbar.

"Pembangunan Pusako Anak Nagari sampai Pelabuhan Teluk Tapang, keduanya berdapak strategis terhadapap perekonomian masyarakat Pasbar. Ditambah program-program yang menyentuh kelini lapisan terbawah seperti Dana satu miliar pernagari, bidan desa, dai nagari dan PAUD Jorong," tegas Ketua Komisi II Bidang Ekonomi itu.

Dikatakannya, apabila telah dibuka Pelabuhan Teluk Tapang di Aia Bangih itu, maka daerah Aia Bangih menjadi sentral strategis dalam peningkatan roda perekonomian yang tidak terputus baik terhadap masyarakat Aia Bangih dan Pasbar umumnya maupun terhadap Pemerintah derah.

"Maka dari itu segala infstruktur menuju kawasan pelabuhan tersebut lebih ditingkatkan lagi pembangunanya. Semu itu tentu tidak terlepas dari peran Bupati Baharudin untuk menunjang pembanguan menuju pelabuhan internasional tersebut," ungkap Putra Rao, Pasaman tersebut.

Untuk itu, ia dari Komisi II DPRD Sumbar salut terhadap kinerja Bupati Baharudin yang mampu menyulap Pasbar menjadi daerah sentral perekonomian di Sumbar dan Pasbar khusunya.

Keberhasilan pembangunan yang dilakukan ini tentu tidak terlepas dari dukungan kita semua, baik moril maupun materil.

"Mudah mudahan kedepan Pasbar akan tumbuh lebih pesat dan lebih matang lagi untuk menggerakan perekonomian melalui Pelabuhan Teluk Tapang dan Bandara Pusako Anak Nagari dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pasbar kedepan," harap Sabar. (alt)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026