
Makin Banyak Orang Amerika Optimistis Mengenai Tahun Baru

New York, (Antara/Xinhua-OANA) - Makin banyak orang Amerika menyampaikan optimisme mengenai Tahun Baru, dan mengatakan tahun 2015 akan menjadi lebih baik buat mereka dibandingkan dengan 2014, yang telah berlalu, demikian hasil satu jajak pendapat baru. Hampir separuh responden meramalkan 2015 akan menjadi lebih baik buat mereka dibandingkan dengan 2014, sementara hanya satu dari 10 orang berpendapat 2015 akan menjadi lebih buruk, demikian jajak pendapat yang dilakukan oleh Associated Press-Times Square Alliance. Jajak pendapat terkini itu, yang dilakukan antara 12 dan 14 Desember terhadap 1.017 orang, juga memperlihatkan orang Amerika akan lebih mungkin dibandingkan dengan setahun sebelumnya untuk percaya bahwa tahun ini lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya buat Amerika Serikat. Sebanyak 30 persen responden mengatakan demikian pada 2014, sedangkan 25 persen mengatakan begitu pada 2013. "Kami percaya akan jauh lebih baik pada tahun baru," kata Jim Folay dan Sue Folay, pasangan yang mengunjungi New York City dari Monroe County di New York State, sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi. "Kami ingin melihat lebih banyak perdamaian, kesehatan dan cinta pada keluarga kami, dan kami juga ingin melihat dunia bekerjasama dan bertambah dekat satu dengan yang lain." Tangredi Joni (50) dari Rockland County, New York, termasuk di antara banyak orang Amerika yang menyerukan lebih banyak perdamaian dan saling menghormati pada Tahun Baru. "Harapan saya ialah menyaksikan bagaimana (orang Amerika) hidup bersama, dan bagaimana saling menghormati, dan berusaha memahami kedua sisi cerita, dan bukan cuma memandangnya sebagai hitam dan putih," kata wanita tersebut. "Saya sudah lelah melihat orang berpisah dan menjadi jahat satu dengan yang lain, saya berharap akan ada lebih banyak kebaikan terhadap sesama." Harapan wanita itu dikumandangkan oleh Marion Lopez (67) dari Weschester County, New York. "Apa sebenarnya hidup itu ialah kita harus belajar hidup dan saling menerima," kata Lopez, yang menyampaikan harapannya bagi tahun baru yang damai. "Kekerasan mengarah kepada kekerasan lebih besar, saya benar-benar berharap rakyat akan berhenti memandang warna dan berhenti memandang kewarganegaraan dan berfikir seseorang benar, dan seseorang salah." (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
