
Menteri: Manfaatkan SDA Berlimpah Memakmurkan Masyarakat Aceh

Kuala Lumpur, (Antara) - Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Musyidan Baldan mengungkapkan kekayaan sumberdaya alam (SDA) di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam terutama pascatsunami harus bisa dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat Aceh, bukan malah menjadi konflik baru. "Potensi-potensi yang baru ditemukan pascatsunami harus bisa memakmurkan orang Aceh," katanya dalam acara peringatan 10 tahun tsunami Aceh di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu, yang dihadiri Menteri Wilayah Persekutuan Malaysia Tengku Adnan Tengku Mansor, Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Herman Prayitno, para mahasiswa, sejumlah ormas serta perwakilan masyarakat Aceh di Malaysia. Menurut dia, potensi sumberdaya alam Aceh yang banyak ditemukan pascamusibah tsunami seperti batu Giok di daerah Gayo ataupun prospek Uranium di Sigli seharusnya bisa dimanfaatkan secara optimal oleh orang Aceh. Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa dalam membangun Aceh, seluruh warga provinsi ini harus bersatu dan mengelola semua potensi alam dengan baik dan untuk kepentingan bersama demi memakmurkan masyarakat. Kepada para mahasiswa Aceh yang berkuliah di Malaysia, Ferry juga mengharapkan setelah selesai pendidikan untuk kembali ke kampung halaman dan memberikan sumbangsihnya demi kemajuan pembangunan di daerah asal. "Mahasiswa Aceh yang sudah selesai pendidikannya di Malaysia agar pulang ke Aceh dan bangunlah Aceh," ungkapnya. Ferry yang juga keturunan Aceh ini menyampaikan bahwa provinsi Aceh memerlukan cetak biru yang jelas untuk pembangunan Aceh ke depan. "Apa yang perlu dilakukan selama 20 tahun ke depan haruslah terencana sejak awal. Untuk itu, blue print pembangunan Aceh harus disiapkan," ungkapnya. Sementara itu, Menteri Wilayah Persekutuan Malaysia Tengku Adnan Tengku Mansor yang masih keturunan Aceh mengingatkan perlunya warga mengubah pola fikirnya untuk membangun Aceh lebih baik lagi. Dalam kaitan tersebut, kata dia, dirinya telah meminta Gubernur Aceh untuk membangun insfrastruktur yang baik agar dapat menarik investor asing ke provinsi tersebut. "Walaupun Aceh sudah bisa menarik investor, tapi listrik yang ada masih sering byar pet. Kalau infrastruktur kelistrikannya tidak diperbaiki maka dikawatirkan investor bisa lari," ungkapnya. Dia turut mendukung ucapan Menteri Ferry yang mengharapkan warga Aceh bersatu dan tentunya warga Aceh di luar negeri dapat menyokong agar provinsi ini mencapai kemakmurannya. "Potensi Aceh sangatlah besar dan bisa mendorong kemakmuran warganya. Kami siap untuk membantu. Gunakanlah teman-teman sesama Aceh yang ada di luar negeri termasuk di Malaysia," ungkap Tengku yang menyatakan dirinya separuh Aceh ini. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
