Logo Header Antaranews Sumbar

173 Perusahaan Berhasil Turunkan Beban Pencemaran

Selasa, 2 Desember 2014 20:08 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Sebanyak 173 perusahaan kandidat Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (Proper) Hijau dan Emas berhasil menurunkan beban pencemaran dan konservasi. "Program Proper terbukti dapat menurunkan beban pencemaran dan konservasi, dari 173 kandidat Hijau dan Emas perusahaan dapat mengurangi dampak terhadap lingkungan," kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar di Jakarta, Selasa. Hal itu disampaikan pada malam anugerah lingkungan Proper yang dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla di Auditorium Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dampak terhadap lingkungan yang dapat dikurangi yaitu 26.105.806 Giga Joule efisiensi energi, 488.386.554 M3 air yang dikonservasi, 11.385.591 ton 3R limbah padat non B3, 2.428.069 ton reduksi limbah B3. Selain itu kontribusi 173 Perusahaan terhadap tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sebesar Rp1,16 triliun. Proper merupakan salah satu program unggulan KLH yang berupa kegiatan pengawasan dan pembinaan terhadap penanggungjawab usaha dan/atau kegiatan di bidang pengendalian pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup serta pengelolaan limbah B3. Peringkat Proper dibagi dalam lima warna yaitu Emas dan Hijau untuk perusahaan yang melakukan lebih dari yang disyaratkan, Biru untuk ketaatan perusahaan sebagaimana yang disyaratkan dan Merah serta Hitam bagi yang tidak taat. Penilaian tahun 2013-2014 yang diikuti 1.908 perusahaan, terdapat sembilan perusahaan mendapat Peringkat Emas, yaitu PT Badak NGL, Kota Bontang, Kalimantan Timur. Star Energy Geothermal Wayang Windu Limited, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. PT Holcim Indonesia TBK Pabrik Cilacap, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Rewulu, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Kamojang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. PT Bukit Asam (Persero) TBK, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. PT Medco E&P Indonesia - Rimau Asset, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. PT Bio Farma (Persero), Kota Bandung, Jawa Barat. PT Pertamina Aviasi Regional III DPPU Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali. Sementara Peringkat Hijau berjumlah 121 perusahaan, Peringkat Biru berjumlah 1224 perusahaan, Peringkat Merah berjumlah 516 perusahaan dan Peringkat Hitam berjumlah 21 perusahaan. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026