
Dinkes Bagikan Bunga Peringati Hari HIV/AIDS

Padang Panjang, (Antara) - Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) setempat membagikan bunga mawar kepada pengguna jalan dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia (HAS). "Pembagian bunga mawar pada pengguna jalan dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian kita terhadap penderita HIV/AIDS agar tidak mendapat perlakukan diskriminasi dari masyarakat," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang Nuryanuwar di Padang Panjang, Selasa. Dia mengatakan, selain Dinas Kesehatan dan KPA Padang Panjang, pembagian bunga mawar tersebut juga dilakukan oleh mahasiswa perguruan tinggi yang ada di daerah itu seperti Akademi Kebidanan Imam Bonjol, Institut Seni Indonesia (ISI), dan Akademi Keperawatan (Akper) Nabila. Sekretaris KPA Kota Padang Panjang Bambang Prihmono mengatakan, kegiatan peringatan HAS tahun ini dengan tema "Cegah dan Lindungi Diri, Keluarga, dan Masyarakat dari HIV & AIDS dalam Rangka Perlindungan HAM". Dia menekankan kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang mematikan tersebut. "Mari kita bersama-sama mencegah penularan HIV/AIDS di Kota Padang Panjang, karena penyakit ini merupakan penyakit yang mematikan," katanya. Kegiatan memperingati HAS itu selain pembagian bunga mawar, juga akan dilakukan seminar tentang penanggulangan penyakit HIV/AIDS. Seminar itu diperuntukan bagi mahasiswa sebagai generasi muda di Padang Panjang yang akan dilaksanakan 8 Desember 2014 dengan menghadirkan pakar HIV/AIDS Provinsi Sumatera Barat. Data Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, sebanyak tujuh orang warga Kota Padang Panjang positif menderita HIV/AIDS. AIDS merupakan sebuah infeksi penurunan sistem kekebalan tubuh manusia atau seseorang yang disebabkan oleh virus yang disebut Human Immunodeficiency Virus (HIV). AIDS merusak sistem sel-sel jaringan kekebalan tubuh manusia hingga membuat tubuhnya rentan dan dengan mudah terkena penyakit. Walau itu penyakit ringan sekalipun, seperti flu, batuk dan pilek. Salah seorang pemerhati dan konselor HIV/AIDS di Padang Panjang Yulia Desmon mengatakan, peringatan HAS tersebut sebagai salah satu media bagi tenaga kesehatan untuk ikut serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengetahui bahaya penularan HIV/AIDS dalam rangka melindungi diri dan keluarga masing-masing. "Semoga kedepannya Pemkot dan KPA Kota Padang Panjang bisa membuat kegiatan yang lebih nyata dalam pengendalian HIV/AIDS seperti kegiatan konseling bagi orang-orang yang berisiko, penjangkauan suspek penderita HIV/AIDS serta melakukan tes bagi suspek HIV/AIDS," katanya. (*/ben)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
