Logo Header Antaranews Sumbar

Pakistan Bantah Laporan Pentagon Mengenai Operasi Gerilyawan

Kamis, 6 November 2014 06:43 WIB
Image Print

Islamabad, (Antara/Xinhua-OANA) - Pakistan dengan marah membantah laporan baru Pentagon yang menyatakan, "Gerilyawan yang berpusat di India dan Afghanistan terus beroperasi dari Wilayah Pakistan sehingga merusak kestabilan Afghanistan dan wilayah itu." "Pakistan menggunakan pasukan perwalian untuk membendung hilangnya pengaruh di Afghanistan dan menangkal keunggulan militer India," demikian antara lain isi laporan enam-bulanan tersebut, yang berjudul "Progress Toward Security and Stability in Afghanistan". Kementerian Luar Negeri di Islamabad membantah laporan itu dan menyampaikan keprihatinan kepada duta besar AS di Islamabad. "Pemerintah Pakistan secara sungguh-sungguh menanggapi komentar yang termaktub di dalam laporan Departemen Pertahanan AS yang dikirim ke Kongres dengan judul 'Progress Towards Security and Stability in Afghanistan'," kata satu pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan, Rabu (5/11) . "Protes Pakistan mengenai komentar tanpa bukti ini disampaikan oleh Penasehat Perdana Menteri mengenai Urusan Keamanan Nasional dan Luar Negeri Bapak Sartaj Aziz kepada Duta Besar AS Richard Olson di Kementerian Luar Negeri hari ini," kata pernyataan tersebut, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi. Pernyataan itu mengatakan tuduhan semacam itu di dalam laporan AS memicu keprihatinan khusus pada saat Pemerintah Pakistan melancarkan operasi menyeluruh terhadap gerilyawan di Waziristan Utara. Operasi militer tersebut, yang diberi nama sandi "Zarb-e-Azb" dan dilancarkan pada Juni, telah disambut secara luas oleh masyarakat internasional, termasuk di Amerika Serikat. Operasi itu telah menghapuskan persembunyian gerilyawan dan ditujukan kepada semua gerilyawan, tanpa perbedaan. "Oleh karena itu kami berharap masalah ini akan dilihat dalam perspektifnya yang benar," kata Kementerian Luar Negeri Pakistan. Menurut pernyataan tersebut, laporan Pentagon itu menyampaikan "kerja sama Pakistan" dengan Amerika Serikat di berbagai bidang kepentingan bersama. Namun, laporan itu juga "berisi tuduhan tanpa dasar mengenai keberadaan markas pelaku teror atau pasukan perwalian beroperasi dari sini untuk menyerang Afghanistan dan India". Laporan Pentagon tersebut menyatakan kegiatan kelompok gerilyawan di Pakistan terus berlangsung dan menjadi gangguan utama dalam hubungan bilateral Afghanistan-Pakikistan. Ditambahkannya, "Hubungan ini bertentangan dengan komitmen terbuka Pakistan untuk mendukung perujukan kembali pimpinan orang Afghanistan." (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026