Logo Header Antaranews Sumbar

Kasus DBD di Agam Capai 120 Orang

Kamis, 16 Oktober 2014 19:09 WIB
Image Print

Lubukbasung, (Antara) - Penderita demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat periode Januari sampai Oktober 2014 sudah mencapai 120 orang.Kepala Bidang Pemkes Dinas Kesehatan Kabupaten Agam Yulhendri di Lubukbasung, Kamis, mengatakan ke 120 kasus DBD ini terjadi di Kecamatan Lubukbasung, Banuhampu, Ampek Koto, Ampek Angkek dan lainnya.Saat ini sebanyak lima penderita masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubukbasung dan satu orang dirawat di rumahnya di Perumahan Talago Lubukbasung."Lima dari enam penderita ini merupakan warga Perumahan Talago Permai Kecamatan Lubukbasung dan satu berasal dari Parit Panjang," kata Yulhendri. Untuk meminimalisir kasus DBD ini, Yulhendri mengimbau kepada warga untuk memberantas sarang nyamuk dengan cara 3 M yakni, menguras bak mandi, menutup bak penampungan air dan mengubur barang bekas.Lalu, memperbaiki saluran dan talang air yang sudah rusak, menganti minum burung satu kali seminggu, menganti air pada vas bunga satu kali seminggu dan membuang air pada tampungan dispenser.Selain itu, menaburkan bubuk pembunuh jentik di tempat-tempat yang sulit dikuras, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, memasang kawat kasa, mengunakan kelambu dan lainnya."Ini harus dilakukan sehingga terhindar dari penyakit DBD, karena penyebab DBD ini akibat prilaku hidup bersih," katanya.Nyamuk aedes aegyti pembawa virus DBD mudah berkembang biak di air tergenang yang tidak tersentuh dengan tanah. Sementara ciri-ciri nyamuk penyebab penyakit DBD adalah badan kecil, berwarna hitam dengan bintik-bintik putih.Nyamuk ini suka mengigit atau mengisap darah pada siang hari hinggap di pakaian yang tergantung di dalam kamar.Ia mengakui, jumlah DBD di Kabupaten Agam mengalami peningkatan. Pada tahun 2011 sebanyak 50 kasus, 2012 sebanyak 80 kasus dan 2013 sebanyak 225 kasus. (**/ari)



Pewarta:
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026