
Penjualan Agung Podomoro Lampaui Target

Jakarta, (ANTARA) - Pengembang properti, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) hingga November 2012 mencatatkan penjualan senilai Rp5,57 triliun, melebihi target 2012 senilai Rp5 triliun. Investor Relations APLN, Wibisono, mengatakan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, mengatakan mayoritas penjualan marketing ini berasal dari Superblok Green Bay yang mencapai 38 persen, diikuti oleh Podomoro City dengan pangsa pasar 26 persen. "Selain itu Parahyangan Residence di Bandung dan Grand Taruma juga turut memberikan kontribusi bagi marketing penjualan masing-masing sebesar 12 persen dan 7 persen," katanya. Wibisono menambahkan perseroan juga melakukan peletakan batu untuk SOHO (Small Office Home Office), di mana proyek ini akan memiliki dua menara, yaitu menara dengan 40 lantai dan 43 lantai. "Menara SOHO akan menjadi gedung serba guna yang dapat digunakan sebagai tinggal (perumahan), tempat usaha (kantor) atau keduanya (rumah dan kantor) yang terdiri dari dua lantai untuk setiap unit," terangnya. Perseroan, lanjutnya, juga telah menandatangani kesepakatan kerja sama pengelolaan hotel dengan Accor untuk mengelola empat hotel baru, yaitu Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa dan Convention, Pullman Bandung City Center serta Mercure Jakarta Kelapa Gading. "Dengan empat hotel yang baru ini, APLN akan memiliki lebih dari 2.300 kamar hotel dalam beberapa tahun ke depan, meningkat dari 800 kamar hotel yang dimiliki saat ini," urainya. Chairman Jones Lang Lasalle Indonesia, Lucy Rumantir, mengungkapkan pertumbuhan pasar properti dalam negeri saat ini tidak terlepas dari membaiknya fundamental perekonomian Indonesia dan menguatnya sentimen investor. "Ke depan, pasar properti di Indonesia masih akan terus menunjukkan pertumbuhan yang menarik dan sangat berpotensi menjadi pilihan investasi yang menguntungkan," tegasnya. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
