Logo Header Antaranews Sumbar

Jurusan Sastra Jepang UBH Miliki "Native Speaker"

Rabu, 10 September 2014 08:39 WIB
Image Print

Padang, (Antara) - Jurusan Sastra dan Bahasa Jepang, Fakultas Sastra Universatas Bung Hatta (FS-UBH) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) telah memiliki "native speaker" untuk menambah kemampuan berbica bahasa asing. Sekretaris Jusuan Sastra Jepang FS-UBH, Oslan Amri, SS, M.Si di Padang, Selasa, mengatakan keberadaan "native speaker" di jurusan sastra itu begitu pentingnya dalam menambah kemampuan dan memperdalam kemampuan bicara dalam bahasa asing. Melihat hal tersebut Jurusan Sastra Jepang FS-UBH pada tahun akademik 2014/2015 ini memiliki dua orang "native speaker", sebutnya. Ia menyebutkan "native speaker" dalam pembelajaran bahasa asing suatu hal yang sangat penting, karena akan sangat berbeda ketika berbicara menggunakan bahasa asing dengan lawan bicara penutur aslinya yang notabenenya menggunakan bahasa tersebut dalam kesehariannya. "Untuk tahun ini kami memiliki dua native speaker yang akan mengajar di Jurusan Sastra Jepang yaitu satu dari lembaga AISEC dan satu lagi bernama Yagi Joji dari lembaga pendidikan asal Jepang," katanya. Ia menjelaskan kedua "native speaker" tersebut akan mengajar di kelas. Selain itu, mereka juga akan bergaul sehari-hari dengan mahasiswa. Dengan begitu mahasiswa akan terbiasa mendengarkan bahasa Jepang dari penutur aslinya sehingga kualitas berbahasa dan berkomunikasi dalam bahasa Jepang akan lebih baik lagi. Kampus juga sangat menyambut baik dengan kehadiran "native speaker" di Jurusan Sastra Jepang ini karena salah satu penciri jurusan bahasa asing adalah adanya "native speaker". "Dengan demikian, mahasiswa dapat mengenal dan menggali lebih jauh percakapan dalam bahasa Jepang itu seperti logat asli dari native speaker-nya,", katanya. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026