
PM Abbott Berkunjung Sehari di Malaysia

Sepang, (Antara/Bernama-0ANA) - Perdana Menteri Australia Tony Abbott Minggu tiba di Malaysia untuk kunjungan resmi sehari di mana ia terutama akan membahas kerja sama bilateral dalam kaitannya dengan dua tragedi penerbangan Malaysia Airlines baru-baru ini. Abbott terbang dengan pesawat khusus Angkatan Udara Kerajaan Australia (RAAF) ke Bandara Internasional KL (KLIA) pada pukul 06.40 waktu setempat dan disambut oleh Wakil Menteri Transportasi Datuk Abdul Aziz Kaprawi. Ini kunjungan pertama Abbott ke Malaysia sejak pengangkatannya sebagai Perdana Menteri Australia pada 18 September tahun lalu, diatur untuk memperkuat hubungan baik antara kedua negara. Abbott dijadwalkan melakukan pertemuan terbatas dengan Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak, yang akan dilanjutkan dengan pertemuan delegasi yang akan mencakup hubungan bilateral dan isu-isu regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama. Perdana menteri tamu akan mendapat sambutan resmi di Dataran Perdana di Putrajaya. Dia juga dijadwalkan untuk menghadiri makan siang di kediaman resmi perdana menteri, Seri Perdana, juga di Putrajaya. Menurut Wisma Putra, agenda tertinggi adalah pembahasan tentang status kerja sama kedua negara dalam kaitannya dengan Penerbangan MH370 Malaysia Airlines (MAS) dan insiden Penerbangan MH17. Kedua perdana menteri juga dijadwalkan untuk bertemu dengan personil Malaysia yang terlibat dalam operasi pencarian MH370 dan MH17, untuk menyampaikan penghargaan atas pekerjaan yang telah mereka lakukan. Penerbangan MH370 hilang dari radar pada 8 Maret saat terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing dengan 227 penumpang dan 12 awak kapal. Pesawat Boeing 777 ini belum dapat ditemukan, bahkan setelah pencarian yang lengkap di Samudera Hindia selatan di mana ia diyakini telah jatuh setelah membelok. Upaya pencarian baru telah dicanangkan untuk pesawat itu, dengan pemerintah Malaysia dan Australia telah menandatangani nota kesepahaman bulan lalu. Penerbangan MH17 jatuh di Ukraina timur pada 17 Juli saat terbang dari Amsterdam ke Kuala Lumpur dengan 283 penumpang dan 15 awak kapal. Boeing 777-200 ini diyakini telah ditembak jatuh di negara bermasalah itu. Malaysia dan Australia berada di antara warga negara beberapa negara di dalam dua penerbangan MAS yang naas itu. Sejak pembentukan hubungan diplomatik antara Malaysia dan Australia pada tahun 1957, kedua negara menikmati hubungan yang sangat baik dan bersemangat, didukung oleh kerja sama substantif terutama di bidang perdagangan dan investasi, pendidikan, pertahanan, keamanan dan jalinan orang-ke-orang. (*/WIJ)
Pewarta: Antara TV
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026
