
Pesisir Selatan Bangun Jalan PNPM 506 Kilometer

Painan, Sumbar, (ANTARA) - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) berhasil membangun jalan dan jembatan sepanjang 506 kilometer di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat sejak diluncurkan program itu hingga tahun ini. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Nagari Keluarga Berencana dan Perempuan (BPMNKBR) Pesisir Selatan Mawardi Roska di Painan, Kamis, mengatakan, dana yang sudah dialokasikan melalui bantuan langsung masyarakat (BLM) dalam program tersebut sebesar Rp178,395 miliar. Alokasi dana itu telah membawa banyak perubahan bagi perkembangan pembangunan di daerah itu. Tidak saja berupa fisik, melalui program tersebut pemerintah juga mengalokasikan dana untuk membantu permodalan masyarakat, khususnya pada pemberdayaan perempuan dalam menggerakkan berbagai bidang usaha yakni simpan pinjam perempuan (SPP). Sementara untuk pembangunan fisik seperti pembangunan jalan, jembatan, pos kesehatan dan sarana prasarana penunjang perekonomian lainnya guna mendukung meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Khusus sarana dan prasarana di kabupaten itu yang telah dibangun dari program tersebut seperti jalan dan jembatan sepanjang 506 kilometer, saluran irigasi 45 kilometer, bendungan irigasi 4 unit, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) 579 KWH, Pasar Nagari (Desa Adat) sebanyak 24 Unit, pengaman tebing 4,094 meter per segi, drainase dengan volume 2.630 meter persegi dan pengeringan rawa menjadi lahan sawah 16 kilometer. "PNPM cukup banyak membantu pelaksanaan pembangunan di kabupaten ini, baik secara fisik maupun non fisik. Program-program yang diluncurkan sangat berdayaguna bagi kehidupan masyarakat demi kemajuan perekonomian masyarakat," kata dia. PNPM juga telah memberikan sumbangsih besar untuk pembangunan pendidikan kepada masyarakat, karena kegiatan yang dilakukan lebih menonjolkan keswadayaan masyarakat. PNPM juga merupakan salah satu bentuk program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan sehingga tercipta sinergi dan terarah dalam pemberdayaan masyarakat miskin. Menurut dia, salah satu kunci keberhasilan penanggulangan kemiskinan bisa dilakukan melalui pembelajaran dari pengalaman dengan mengedepankan kemandirian dan gerakan kolektif antar masyarakat, pemerintah maupun pihak terkait lainnya. Pada tahun 2013 pemerintah akan melakukan langkah strategi dalam pelaksanaan PNPM diantaranya melalui musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) yang berkualitas. Hal itu sesuai dengan edaran bupati tentang petunjuk teknis Musrembang Nagari (Desa Adat) dan kecamatan. Selain itu, pemerintah juga akan berupaya meningkatkan pendampingan fasilitator dan pelaku PNPM dalam penyelesaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nagari tahun 2013-2019 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2014 dan sebagainya. (*/jun/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
