
Pemkot Optimistis Atasi Macet di Aur Kuning

Bukittinggi, (Antara) - Pemerintah Kota Bukittinggi optimistis dapat mengatasi kemacetan di Simpang Aur Kuning dengan pembangunan jalan layang di kawasan itu. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Bukittinggi Ibentaro Samuderadi di Bukittinggi, Jumat (8/8), mengatakan jalan layang tidak hanya dimanfaatkan angkutan antarkota dalam provinsi dan antarkota antarprovinsi. Namun, katanya, juga kendaraan pribadi, mengingat kawasan itu merupakan jalan lintas provinsi yang ramai dilalui kendaraan setiap hari. Pembangunan jalan layang di Jalan By Pass Simpang Aur Kuning, katanya, sebagai kebutuhan menndesak untuk mengurangi dan mengatasi kemacetan di perempatan jalan itu. "Pemkot telah melakukan berbagai macam cara untuk mengatasi kemacetan di perempatan Jalan By Pass Simpang Aur Kuning, namun kemacetan masih saja terjadi, sehingga diputuskan untuk pembangunan fly over," katanya. Ia mengatakan pembangunan jalan layang itu karena jumlah kendaraan yang melintas di jalur itu relatif sangat padat setiap saat. Ia berharap pembangunan jalan layang tidak saja dibangun di Aur Kuning, tetapi juga di kawasan Padanglua dan Koto Baru. "Dua kawasan tersebut juga sering macet. Fly over di Aur Kuning hanya mengatasi kemacetan di sekitar Aur Kuning, bukan di jalan Padang-Bukittinggi," katanya. Ia menjamin tak ada parkir kendaraan dan pedagang kaki lima yang berjualan di bawah bangunan jalan layang itu. "Kami memastikan parkir kendaraan dan PKL tak ada di bawah fly over karena akan dibangun taman dan diberi pagar," katanya. (*/ham)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
