Logo Header Antaranews Sumbar

Pasukan Keamanan Lawan Gerilyawan di Irak

Senin, 7 Juli 2014 09:50 WIB
Image Print

Baghdad, (Antara/Xinhua-OANA) - Pasukan keamanan Irak pada Ahad (6/7) berjuang untuk memukul mundur gerilyawan fanatik di beberapa provinsi di seluruh negeri itu, sehingga menewaskan lebih dari 180 pria tak dikenal yang bersenjata, kata seorang juru bicara militer. Di Provinsi Salahudin, pasukan keamanan dengan dukungan pesawat, terlibat bentrokan sengit dengan kelompok gerilyawan di dekat Ibu Kota Provinsi itu, Tikrit, sekitar 170 kilometer di sebelah utara Baghdad. Sebanyak 29 gerilyawan tewas, kata Juru Bicara militer Letnan Jenderal Qassim Atta kepada pada satu taklimat di Ibu Kota Irak, Baghdad. Secara terpisah, tentara memukul mundur satu serangan besar pada malam hari oleh gerilyawan, termasuk mereka yang memiliki hubungan dengan Negara Islam (IS), cabang Al Qaida, terhadap satu pangkalan udara militer di sebelah utara Tikrit. Pangkalan udara tersebut sebelumnya digunakan oleh pasukan AS dan dikenal sebagai Camp Speicher, yang masih berada di bawah kendali tentara Irak, kata Atta kepada wartawan. Pasukan keamanan, dengan dukungan udara, menghadapi satu serangan lain gerilyawan pada malam hari terhadap kilang minyak di Baiji, sekitar 200 kilometer di sebelah utara Baghdad, kata Atta. "Pasukan keamanan memukul mundur semua serangan terhadap Camp Speicher, sehingga menewaskan sebanyak 90 orang, selain membom 10 kendaraan mereka," tambah Atta. Masih di provinsi yang sama, sebanyak 20 gerilyawan tewas sewaktu mereka berusaha memasang bom di gedung pemerintah provinsi, kata Atta, sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi. Ia menambahkan, "Ledakan kuat terjadi di gedung itu akibat peledak yang mereka bawa." Di Provinsi Anbar, pasukan keamanan bentrok dengan beberapa kelompok gerilyawan dan menewaskan 27 di antara mereka di daerah Al-Haiys di dekat Ibu Kota Provinsi tersebut, Ramadi, sekitar 110 kilometer di sebelah barat Baghdad, kata juru bicara itu. Ia menambahkan 10 orang lagi tewas dalam bentrokan terpisah di seluruh provinsi itu. Di tempat lain, bentrokan meletus selama siang hari antara pasukan keamanan dan kelompok gerilyawan di Daerah Jurf As-Sakhar di bagian utara Provinsi Babil di bagian tengah negeri tersebut. Sebanyak tujuh gerilyawan tewas dan beberapa kendaraan mereka dihancurkan, kata Atta. Di Provinsi Diyala, Irak Timur, bentrokan sporadis antara pasukan keamanan dan gerilyawan berkecamuk di seluruh provinsi itu, sementara pesawat militer melancarkan serangan udara terhadap pos gerilyawan di daerah Shirwin dan Duweiliba, sekitar 110 kilometer di sebelah timurlaut Baghdad, kata Atta tanpa memberi perincian lebih lanjut. Sementara itu Atta mengkonfirmasi bahwa para pejabat Irak sedang menganalisis rekaman video daring yang dimaksudkan untuk memperlihatkan pemimpin kelompok gerilyawan, Abu Bakr Al-Baghdadi, tampil untuk pertama kali di satu tempat ibadah di Kota Mosul, Irak Utara. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026