Logo Header Antaranews Sumbar

Gerilyawan Tewaskan Sembilan Orang di Suriah Selatan

Senin, 7 Juli 2014 07:31 WIB
Image Print

Damaskus, (Antara/Xinhua-OANA) - Sebanyak sembilan orang tewas oleh gerilyawan radikal di Provinsi Daraa di Suriah Selatan, demikian laporan radio pro-pemerintah Sham FM pada Ahad (6/7). Front An-Nusra, satu kelompok cabang Al Qaida yang beroperasi di negara yang diporak-porandakan perang tersebut, menewaskan sembilan orang dari keluarga yang sama setelah menculik mereka di Provinsi Daraa, kata laporan itu, tanpa memberi perincian lebih jauh. Front An-Nusra saat ini menguasai beberapa daerah di Daraa, tempat konflik tiga-tahun di negeri tersebut pertama kali meletus. Sejauh ini, lebih dari 100.000 orang tewas, sementara jutaan orang lagi dipaksa meninggalkan rumah tanah air mereka. Belum lama ini, bentrokan antara tentara pemerintah dan Front An-Nusra terjadi di kota kecil Nawa, yang menghubungkan Daraa dengan Provinsi Qunaitera di bagian selatan di dekat Dataran Tinggi Golan. Tiga anak kecil tewas dan orang tua mereka cedera ketika beberapa bom mortir menghantam permukiman tempat mereka tinggal di Provinsi Deir Az-Zour di bagian timur negeri itu, kata kantor berita resmi Suriah, SANA, sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin pagi. Mortir itu menghantam satu rumah di Permukiman Ar-Ruwad, menewaskan ketiga anak kecil tersebut dan melukai orang tua mereka saat mereka mempersiapkan iftar, makanan berbuka puasa, pada bulan Ramadhan, kata SANA. Ditambahkannya, ibu anak tersebut berada dalam kondisi kritis. Banyak wilayah Deir Az-Zour, yang kaya akan minyak, di perbatasan dengan Irak telah berada di luar kendali pemerintah selama satu tahun belakangan ini. Serangan mortir telah menjadi kejadian sehari-hari di negeri itu. Menurut satu laporan media, sebanyak 426 bom mortir menghantam Ibu Kota Suriah, Damaskus, pada Juni. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026