
Militer Pakistan Klaim Tewaskan 2.763 Gerilyawan
Minggu, 14 Juni 2015 08:59 WIB

Islamabad, (AntaraSumbar) - Pasukan keamanan telah menewaskan 2.763 gerilyawan dalam serangan besar yang dilancarkan sejak satu tahun lalu, pernyataan Militer Pakistan, Sabtu (13/6) .
Selama operasi yang dilancarkan pada 15 Juni 2014, sebanyak 347 perwira dan prajurit telah gugur, kata Juru Bicara Militer Mayor Jenderal Asim Bajwa.
Serangan tersebut, yang diberi nama sandi "Zarb-e-Azb", dimulai setelah dialog perdamaian yang langka dengan Tehrik-e-Taliban Pakistan ambruk akibat meningkatnya serangan teror.
Saat memberi perincian mengenai operasi itu, juru bicara tersebut mengatakan sebanyak 837 tempat persembunyian gerilyawan telah dihancurkan dan 253 ton peledak disita selama satu tahun operasi itu.
"Prestasi besar telah dicapai di FATA (Daerah Suku yang Diperintah Secara Federal), terutama di Waziristan Utara dan Wilayah Khyber," kata juru bicara tersebut, dikutip Xinhua -- dipantau Antara di Jakarta, Ahad pagi.
Alat komunikasi, prasaran dan tempat persembunian gerilyawan telah dibersihkan, katanya.
Juru bicara itu mengatakan di Waziristan Utara saja 18.087 senjata termasuk senapan mesin, senapan mesin ringan, senapan penembak jitu, peluncur roket dan AK-47 disita dari tempat persembunyian gerilyawan.
Sebanyak 9.000 operasi yang berlandaskan intelijen dilancarkan. Ribuan pelaku teror dan kaki-tangan mereka dibekuk di daerah lain Pakistan. Sebanyak 218 gerilyawan fanatik tewas di berbagai kota besar, kata Bajwa.
Militer Pakistan sebelumnya menyatakan pasukan keamanan telah membersihkan lebih dari 90 persen daerah tersebut, termasuk Kota Kecil utama Miranshah dan Mis Ali sejak dilancarkannya operasi dan gerilyawan kini hanya terkungkung di bebeapa daerah kantung di dekat perbatasan Afghanistan.
Kelompok terlarang Tehrik-e-Taliban Pakistan dan puluhan kelompok sempalan yang bersenjata nyaris menguasai Waziristan Utara sebelum serangan militer dilancarkan. Mereka telah menggunakan wilayah itu sebagai pangkalan utama dan batu loncatan dalam serangan bunuh diri mereka di Pakistan.
Beberapa calon pelaku bom bunuh diri --yang ditangkap dalam keadaan hidup-- telah mengakui mereka menerima pelatihan di Waziristan Utara, salah satu dari beberapa wilayah suku di Pakistan.
Pasukan keamanan sebelumnya telah mengalahkan gerilyawan Taliban di daerah suku lain termasuk di Waziristan Selatan, Bajaur, Khyber dan Mohmand serta Lembah Swat.
Semua partai politik utama telah mendukung serangan besar di Waziristan Utara. (*)
Pewarta: Xinhua-OANA
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
