Logo Header Antaranews Sumbar

Serangan Udara Israel Tewaskan Gerilyawan Gaza Setelah Tembakan Roket

Kamis, 12 Juni 2014 08:34 WIB
Image Print

Jerusalem, (Antara/Reuters) - Para gerilyawan di Jalur Gazamenembakkan roket ke Israel, Rabu, untuk pertama kalinya sejakpemerintah persatuan Palestina dibentuk, dan beberapa jam kemudianIsrael melancarkan serangan udara mematikan di wilayah pesisir. Militer mengatakan telah menargetkan gerilyawan di Jalur Gazayang merencanakan serangan terhadap Israel. Seorang gerilyawan tewas, kata warga, dan dua orang lainnya terluka. Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab untuk tembakan roket ke Israel, yang tidak menyebabkan kerusakan atau cedera. Setelah serangan roket terakhir, Israel mengatakan pihaknya menghubungi Hamas, yang telah memerintah Jalur Gaza sejak tahun 2007, bahwa pihaknya bertanggung jawab. Tetapi saat ini Israel juga mengkritik Presiden Palestina Mahmoud Abbas, yang kewenangannya telah terbatas pada Tepi Barat sampai kesatuan kesepakatan tercapai. Kantor Berita resmi Palestina WAFA mengayakan, Abbasmengutuk serangan itu dan meminta semua faksi Palestina untukmenahan diri dari melakukan penembakan dan "tidak memberi Israel alasan apapun" untuk menyerang Jalur Gaza. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam satupernyataan, bahwa Hamas "terus merencanakan serangan teror terhadapwarga Israel bahkan ketika pihaknya dalam pemerintahan Palestina." Dia mengatakan Abbas terpaksa melucuti senjata faksi Gaza mereka. Setelah pemerintah persatuan dibentuk pekan lalu, Abbasmenyatakan untuk terus berkomitmen pada perdamaian sementara yang ada dengan Israel. Israel mengatakan pemerintahnya berhadapan dengan Hamas, kelompok yang menganjurkan kehancuran Israel, dan menangguhkanperundingan perdamaian dengan kepemimpinan Palestina. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026