Slamet Effendy Bantah Gabung Tim Pemenangan Prabowo-Hatta
Rabu, 28 Mei 2014 20:04 WIB
Jakarta, (Antara) - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Slamet Effendy Yusuf membantah dirinya bergabung dalam tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.
"Saya bukan tim kampanye capres manapun. Saya juga tidak pernah diminta sebagai tim kampanye capres-cawapres," katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Slamet mengemukakan hal itu menanggapi pencantuman namanya sebagai salah seorang anggota dewan penasihat tim kampanye nasional
Prabowo-Hatta.
"Saya juga sudah menyampaikan hal ini kepada Pak Mahfud MD (ketua tim kampaye nasional Prabowo-Hatta)," katanya.
Slamet mengatakan sebagai salah seorang Ketua PBNU, dia akan fokus di NU. Sebagai salah seorang penggagas kembalinya NU ke Khittah 1926, Slamet berharap semua unsur PBNU tidak terlibat dalam aktivitas dukung-mendukung capres-cawapres, apalagi sampai membawa bendera
NU atau memakai kantor NU untuk kepentingan kampanye.
"Kita harus berpegang teguh pada khittah. Pengurus NU jangan berpihak. PBNU harus menjadi pelopor dalam hal ini. Jangan malah membuat rancu," katanya.
Namun ia mengimbau kepada warga NU untuk menggunakan hak
pilihnya dalam Pilpres 9 Juli mendatang dan tidak golput.
"Sebagai bagian dari warga negara kita punya hak politik. Jangan sampai bingung. Pilihlah sesuai hari nurani," katanya.
Pemilu Presiden tanggal 9 Juli 2014 diikuti dua pasangan capres dan cawapres, yaitu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jokowi tunjuk Muhadjir dan Airlangga jadi Plt Mendes PDTT dan Menaker
01 October 2024 9:09 WIB, 2024
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018