Pakar: PPP Pecah Karena Intervensi
Minggu, 20 April 2014 23:52 WIB
Jakarta, (Antara) - Pakar politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Pangi Syarwi Chaniago menilai partai yang berbasis Islam, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pecah karena adanya campur tangan asing.
"Analisa saya, asing juga bermain dalam perpecahan yang terjadi di kubu PPP itu," ujar Pangi di Jakarta, Minggu.
Dia menilai perpecahan itu diperlukan untuk mengacaukan dukungan simpatisan PPP terhadap bakal calon presiden dari Gerindra, Prabowo Subianto.
Dukungan rakyat kepada Prabowo yang semakin menguat, membuat resah pihak-pihak lawan.
"Prabowo tetap akan menemui kendala dalam dukungannya dari berbagai pihak seperti kelompok asing, koruptor, dan konglomerat hitam. Hal itu karena ketegasan dan kewibawaannya dalam membangun kapabilitas untuk memberdayakan ekonomi bangsa," jelas dia.
Prabowo dalam sejumlah survei menempati posisi teratas. Meski demikian, Prabowo tetap akan menemui kendala dalam dukungan dari berbagai pihak.
Ketua Umum PPP Suryadharma Ali yang menyatakan dukungan terhadap Prabowo dipecah-belah.
"PPP saat ini tak boleh lagi mempertahankan konflik di internal mereka sendiri," kata dia.
PPP dan juga partai berbasis Islam tak boleh lagi mempertahankan konflik internal mereka sendiri.
"Partai Islam jangan terjebak teori kesadaran palsu, bahwa ia tak sadar sedang diadu domba. Sebaiknya rakyat Indonesia waspada jangan sampai asing memecah-belah bangsa kita. Rakyat harus bersatu untuk melawan konglomerat hitam dan koruptor," imbuh dia. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018