Pengurus PKB Bersikeras Dorong Muhaimin Maju Cawapres
Senin, 14 April 2014 14:16 WIB
Muhaimin Iskandar. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Sejumlah pengurus DPP Partai Kebangkitan Bangsa bersikeras agar ketua umum partai itu, Muhaimin Iskandar, maju sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 9 Juli 2014 karena dianggap sebagai kader terbaik partai.
"Kami para pengurus, juga arus bawah, tetap menginginkan Cak Imin (panggilan akrab Muhaimin, Red) maju sebagai cawapres," kata Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding di Jakarta, Senin.
Karding menegaskan jajaran DPP PKB mendorong Muhaimin masuk bursa cawapres sebagai apresiasi terhadap keberhasilannya memimpin partai itu. Perolehan suara PKB di atas sembilan persen versi hitung cepat, kata dia, tidak bisa dilepaskan dari peran dan kepemimpinan Muhaimin.
Ia mengatakan pada Pemilu 2009 PKB sangat terpuruk sehingga pada pemilu kali ini banyak pihak yang 'underestimate'. Ternyata perolehan suara PKB justru naik dua kali lipat.
Hal itu, kata dia, menunjukkan bahwa Muhaimin sukses memimpin dan mengonsolidasikan potensi kekuatan PKB sehingga mampu bergerak luar biasa pada Pemilu Legislatif 9 April 2014.
"Ibarat konduktor, Cak Imin mampu memimpin oskestra PKB sehingga menghasilkan simfoni yang apik," kata Karding.
Dari segi kapasitas, kata Karding, Muhaimin merupakan sosok muda yang memiliki pengalaman komplit, pernah memimpin organisasi mahasiswa, pemuda, partai politik, wakil ketua DPR, dan sekarang menjabat menteri.
Selain itu, lanjut dia, Muhaimin juga merupakan keturunan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri. Sedangkan basis utama PKB adalah kalangan NU.
"Karena itu, kami pengurus DPP PKB juga arus bawah berharap Cak Imin tidak menolak diajukan sebagai cawapres," katanya.
Soal nama-nama yang sebelumnya diwacanakan sebagai kandidat capres PKB, yakni Rhoma Irama, Mahfud MD, dan Jusuf Kalla, Karding tidak membantah.
"Tapi mereka itu sebagai capres, bukan cawapres. Sementara perolehan suara PKB tidak memungkinkan mengusung capres," katanya.
Wakil Bendahara Umum PKB Bambang Susanto membenarkan bahwa mayoritas pengurus partainya menginginkan Muhaimin maju sebagai cawapres. Hal ini terjadi setelah Muhaimin dinilai berhasil membawa PKB memperoleh hasil Pemilu Legislatif secara signifikan.
"Melejitnya suara PKB tidak bisa dilepaskan dari polesan tangan dingin Cak Imin," katanya.
Sementara itu mengenai kedatangan calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo alias Jokowi ke Kantor DPP PKB, Sabtu petang, Karding mengakui telah terjadi pembicaraan ke arah koalisi menghadapi Pilpres 2014.
"Telah terbangun 'chemistry'. Kita sama-sama menginginkan kerja sama dan koalisi yang kuat, permanen, efektif, dan produktif," katanya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Beri pelayanan maksimal saat Ramadan, Bapenda Sumbar gagas Program Sajadah dan Sambako mudahkan bayar PKB
09 February 2026 17:20 WIB
Rico Alviano serap aspirasi warga dan beri bantuan kepada masyarakat
01 February 2025 12:14 WIB, 2025
PKB nilai Gus Dur layak jadi Pahlawan Nasional karena gagas libur Imlek
29 January 2025 19:04 WIB, 2025
Rico Alviano beri bantuan Rp 450 juta untuk Cabor Muaythai Sumatera Barat
26 January 2025 10:05 WIB, 2025
Bantuan Untuk Masjid dan Mesin Pertanian Bukti Rico Alviano Komit Bangun Ranah Minang
13 January 2025 9:13 WIB, 2025
PKB nilai golput Pilkada Jakarta tinggi karena kandidat tak diminati
30 November 2024 14:30 WIB, 2024
Pemko Padang dan Pemprov Sumbar Optimalisasi Sinergi Pemungutan Opsen Pajak Daerah
22 November 2024 15:16 WIB, 2024
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018