Padang Panjang (ANTARA) - Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam penanganan bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat.

Apresiasi tersebut disampaikannya saat peletakan batu pertama pembangunan rumah contoh hunian tetap (huntap) mandiri di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Kamis (30/04).

Menurut Rustian, pembangunan Huntap mandiri yang memanfaatkan teknologi Sepabloc, sebuah inovasi dari PT Semen Padang, dinilai efisien serta memiliki kekuatan konstruksi yang baik.

“Rumah yang dibangun bertipe 36 dengan estimasi anggaran sekitar Rp60 juta per unit. Namun yang terpenting adalah layak huni, aman, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya percepatan proses administrasi di daerah agar pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Selain itu, ia berharap konsep huntap mandiri dapat mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan.

“Rumah contoh ini menjadi acuan bagi pembangunan ke depan. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga bagian dari proses pembangunan,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis mengapresiasi dukungan BNPB dalam percepatan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana. Ia menegaskan komitmen pemerintah kota dalam mendukung pembangunan Huntap, baik dari sisi penyediaan lahan maupun kelengkapan administrasi.

“Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Alhamdulillah, kesiapan lahan sudah kami siapkan, bahkan masih tersedia sekitar 20 titik lagi untuk pengembangan Huntap. Kami berharap dukungan dari BNPB terus berlanjut,” ujarnya.

Ia menambahkan, Padang Panjang harus menjadi kota yang tangguh terhadap bencana, dengan masyarakat yang kembali bangkit serta memiliki tempat tinggal yang layak.

Usai peletakan batu pertama, Rustian bersama rombongan didampingi Wali Kota Hendri Arnis, jajaran Pemerintah Kota, unsur Forkopimda, serta perwakilan PT Semen Padang dan instansi terkait meninjau lokasi jalan longsor di kawasan Lingkar Selatan, Kecamatan Padang Panjang Timur.