
Pemkot Pariaman minta dukungan BNPB perkuat mitigasi bencana dan percepat pemulihan

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot ) Pariaman, Sumatera Barat meminta dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penguatan mitigasi bencana sekaligus mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir yang melanda daerah itu pada November 2025.
"Kami membawa harapan dari masyarakat Kota Pariaman yang tertimpa bencana. Proposal (permohonan bantuan) yang kami sampaikan merupakan bagian dari upaya serius untuk memulihkan kehidupan warga dan infrastruktur yang rusak akibat banjir besar 27 November 2025 lalu," kata Wali Kota (Wako) Pariaman, Yota Balad di Pariaman, Selasa.
Diketahui Wako Pariaman bersama sejumlah jajaran di pemerintahan Kota Pariaman melakukan audiensi dengan Sekretaris Utama BNPB Rustian di Kantor Pusat BNPB, Jakarta Timur pada Senin (27/4).
Dalam audiensi tersebut Pemkot Pariaman mengajukan sejumlah usulan bantuan mulai dari pemulihan infrastruktur hingga penguatan kapasitas kebencanaan masyarakat.
Yota menjelaskan penguatan mitigasi bencana menjadi salah satu fokus yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat, mengingat Pariaman merupakan wilayah rawan bencana yang memerlukan kesiapsiagaan berkelanjutan.
“Ada beberapa usulan pemerintah Kota Pariaman yang kami ajukan melalui proposal, diantaranya proposal bantuan hibah Rusak Ringan (RR) terhadap infrastruktur yang rusak, bantuan peralatan, batuan pusdalops dan juga sinergi penguatan kapasitas masyarakat tanggap bencana,” katanya.
Menurut dia, bantuan tersebut tidak hanya mendukung penanganan pascabencana tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem mitigasi bencana di daerah guna mengurangi risiko dampak bencana di masa mendatang.
Ia juga mengapresiasi dukungan BNPB selama ini dalam penanggulangan bencana maupun pemulihan pascabencana di Kota Pariaman.
Pihaknya berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus terjaga agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Audiensi itu, lanjutnya menjadi bagian penting dalam koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat penanganan pascabencana sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi bencana ke depan.
Dengan kolaborasi yang kuat antara Pemkot Pariaman dan BNPB, rehabilitasi wilayah terdampak banjir diharapkan dapat segera terealisasi secara optimal, termasuk penguatan sistem mitigasi yang menjadi kebutuhan strategis daerah.
Pewarta: Aadiaat MS
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
