Jakarta (ANTARA) - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga Juru Bicara Presiden RI, menyampaikan penanganan dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta langkah-langkah pemulihan merupakan bagian dari materi yang dibahas dalam retret Kabinet Merah Putih di Hambalang.
Presiden Prabowo Subianto pada Selasa siang memanggil seluruh anggota Kabinet Merah Putih yang terdiri atas menteri koordinator, menteri, wakil menteri, kemudian ada pula penasihat khusus Presiden, staf khusus Presiden, dan utusan khusus Presiden, serta kepala badan, dan pimpinan lembaga untuk mengikuti retret selama satu hari penuh di kediaman pribadi Prabowo, Padepokan Garuda Yaksa, Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Ya tentu masalah pemulihan, percepatan rekonstruksi maupun rehabilitasi di tiga provinsi terdampak bencana yang lalu (turut dibahas dalam retret, red.)," kata Prasetyo Hadi menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di area kediaman Prabowo sebelum retret berlangsung.
Pras, sapaan akrab Prasetyo, melanjutkan Presiden Prabowo dalam beberapa pertemuan tertutup juga telah memberikan penekanan secara khusus kepada jajarannya mengenai penanganan dampak bencana, serta langkah-langkah antisipasi pemerintah di daerah-daerah rawan, mengingat saat ini memasuki musim dengan curah hujan yang cukup tinggi.
"Bapak Presiden dalam beberapa pertemuan tertutup juga memberikan penekanan kepada Menko PMK, kepada Mendagri, kepada BNPB berkenaan dengan penanganan bencana di Kepulauan Sitaro di Sulawesi Utara, kemudian juga di Kalimantan Selatan, di Balangan, dan di beberapa tempat lainnya yang memang, karena ini masuk musim curah hujan tinggi, kita harus melakukan langkah-langkah antisipatif," ujar Pras.
Sejumlah menteri telah tiba di Hambalang sejak pukul 12.00 WIB untuk mengikuti retret. Beberapa menteri yang terlihat telah tiba itu di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Menteri-menteri yang mengikuti retret itu kompak mengenakan setelan pakaian dengan warna senada, yaitu warna krem/khaki.
Pras, saat ditanya mengenai waktu pelaksanaan retret, menjelaskan pertemuan itu kemungkinan tidak dibatasi oleh waktu.
"Tidak terbatas waktu. Kita melihat situasinya kalau memang perlu pembahasan terhadap masalah-masalah yang masih muncul, ya kita lanjut, mungkin sampai malam," ujar Pras.
Nantinya, kegiatan utama retret ialah penyampaian Taklimat Awal Tahun 2026 oleh Presiden Prabowo, kemudian sejumlah menteri akan mengisi materi sekaligus memberikan laporan mengenai pelaksanaan sejumlah program prioritas pemerintah.