Pulau Punjung (ANTARA) - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP) Republik Indonesia mengalokasikan dana sebanyak Rp6,2 miliar untuk penanganan kawasan kumuh di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar).

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan Dharmasraya, Silaturahim, di Pulau Punjung, Selasa, mengatakan program peningkatan kualitas permukiman dan sanitasi rumah itu dilaksanakan di kawasan Nagari Empat Koto Pulau Punjung dengan luas 15,4 hektare.

"Anggaran ini digunakan untuk perbaikan RTLH, jalan permukiman, drainase, air bersih sebanyak Rp5,6 miliar, dan Rp600 juta untuk sanitasi dan MCK," ujarnya.

Ia mengatakan program peningkatan kualitas permukiman akan dilaksanakan di Jorong Pasar Lama dan Jorong Tabek, Nagari Empat Koto, Kecamatan Pulau Punjung.

Penanganan yang dilakukan mencakup perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan makan cuci kakus (MCK), peningkatan infrastruktur jalan, drainase, dan jaringan air bersih, lanjut dia.

"Program ini akan berdampak terhadap ratusan kepala keluarga penerima manfaat dan peningkatan pemukiman yang lebih tertata dan bersih," ujarnya.

Ia mengatakan Dharmasraya merupakan salah satu dari 10 daerah di seluruh Indonesia yang di tetapkan sebagai penerima program dari Kementerian PKP.

Penetapan tersebut, lanjut dia tidak terlepas dari komunikasi Bupati Annisa Suci Ramadhani dengan pemerintah pusat serta dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar dalam mengawal aspirasi masyarakat tersebut.

"Alhamdulillah, berkat bantuan Wagub Sumbar yang menjembatani langsung  langsung aspirasi kita kepada Pak Menteri, program ini akhirnya sampai ke Dharmasraya," ujarnya.

Ia menyebutkan diperkirakan tender kegiatan tersebut akan dilaksanakan awal Agustus, dan pekerjaannya diharapkan dapat dimulai akhir September.