KPU Bukittinggi turunkan 409 Pantarlih untuk Coklit Pilkada
Jumat, 28 Juni 2024 10:57 WIB
Koordinator Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kota Bukittinggi, Muhammad Utche Pradana. KPU menurunkan 409 petugas pemuktakhiran data pemilih (Pantarlih), yang bertugas melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih untuk Pilkada 2024 (Antara/HO-KPU)
Bukittinggi (ANTARA) - Untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukittinggi maksimalkan peran 409 orang petugas pemuktakhiran data pemilih (Pantarlih), yang bertugas melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih.
Koordinator Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kota Bukittinggi, Muhammad Utche Pradana, Jumat (28/6) mengatakan Coklit dilakukan serentak seluruh Indonesia.
Coklit dimulai pada 24 Juni hingga 24 Juli 2024 mendatang, dimana ke 409 pantarlih itu terbagi pada 206 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Pada setiap TPS terdapat satu sampai dua orang pantarlih, tergantung dari jumlah pemilih di setiap TPS, dan untuk Pilkada mendatang satu TPS maksimal untuk 600 orang pemilih," kata dia.
Menurutnya hal ini berbeda dengan Pemilu Legislatif dan Pilpres lalu yang mana satu TPS jumlah maksimal pemilihnya 300 orang.
"Jumlah pemilih satu TPS pada Pilkada itu ulas Muhammad Utche Pradana, maksimalnya 600 orang, dan apabila dalam satu tps diatas 400 pemilih maka ditugaskan pantarlih dua orang," katanya.
Ia mengatakan Pantarlih melakukan Coklit pemilih dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diterima dari Kementrian Dalam Negeri.
"Data pemilih terakhir Pemilu 2024 lalu, dengan jumlah 95.608 orang, dimana 46.726 diantaranya pemilih laki-laki, dan 48.342 pemilih perempuan,” katanya.
Muhammad Utche Pradana menambahkan Pantarlih bertugas melakukan Coklit data pemilih dengan menggunakan aplikasi E-Coklit, sehingga pemutakhiran data lebih akurat, dan Pantarlih tersebut telah mendapatkan bimbingan teknis sebelum ditugaskan melakukan Coklit.
“Semoga Pantarlih yang ditugaskan KPU Kota Bukittinggi untuk melaksanakan Coklit menjalankan tugasnya dengan baik sesuai dengan peraturan KPU, sehingga data yang dihasilkan untuk Pilkada 2024 akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
Koordinator Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kota Bukittinggi, Muhammad Utche Pradana, Jumat (28/6) mengatakan Coklit dilakukan serentak seluruh Indonesia.
Coklit dimulai pada 24 Juni hingga 24 Juli 2024 mendatang, dimana ke 409 pantarlih itu terbagi pada 206 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Pada setiap TPS terdapat satu sampai dua orang pantarlih, tergantung dari jumlah pemilih di setiap TPS, dan untuk Pilkada mendatang satu TPS maksimal untuk 600 orang pemilih," kata dia.
Menurutnya hal ini berbeda dengan Pemilu Legislatif dan Pilpres lalu yang mana satu TPS jumlah maksimal pemilihnya 300 orang.
"Jumlah pemilih satu TPS pada Pilkada itu ulas Muhammad Utche Pradana, maksimalnya 600 orang, dan apabila dalam satu tps diatas 400 pemilih maka ditugaskan pantarlih dua orang," katanya.
Ia mengatakan Pantarlih melakukan Coklit pemilih dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diterima dari Kementrian Dalam Negeri.
"Data pemilih terakhir Pemilu 2024 lalu, dengan jumlah 95.608 orang, dimana 46.726 diantaranya pemilih laki-laki, dan 48.342 pemilih perempuan,” katanya.
Muhammad Utche Pradana menambahkan Pantarlih bertugas melakukan Coklit data pemilih dengan menggunakan aplikasi E-Coklit, sehingga pemutakhiran data lebih akurat, dan Pantarlih tersebut telah mendapatkan bimbingan teknis sebelum ditugaskan melakukan Coklit.
“Semoga Pantarlih yang ditugaskan KPU Kota Bukittinggi untuk melaksanakan Coklit menjalankan tugasnya dengan baik sesuai dengan peraturan KPU, sehingga data yang dihasilkan untuk Pilkada 2024 akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
Pewarta : Alfatah
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bulog Bukittinggi serap Cadangan Beras Pemerintah di Pasaman dan Pasaman Barat
12 February 2026 19:21 WIB
Kementerian Kebudayaan RI dukung rangkaian kegiatan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi
11 February 2026 15:16 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB
BPJS Kesehatan Bukittinggi gelar pemberian informasi langsung ke masyarakat perkuat pemahaman Program JKN
05 February 2026 11:45 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Antisipasi pencurian kendaraan bermotor selama Ramadhan, Satreskrim Polres Dharmasraya optimalkan ini
12 February 2026 16:44 WIB
Polres-Pemkab Pasaman Barat tingkatkan penyuluhan cegah kekerasan perempuan dan anak
11 February 2026 19:49 WIB