Simpang Empat,- (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melakukan pemutakhiran data pemilih untuk pendataan pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024.

"Pemetaan pemuktahiran pemilih sedang kita lakukan dari data 307.801 penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) yang telah diterima dari Kemendagri melalui KPU RI," kata Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Pasaman Barat Hafizul Pahmi di Simpang Empat, Kamis.

Ia mengatakan setelah menerima DP4, selanjutnya KPU Pasaman Barat akan melakukan pemutakhiran data oleh petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih).

Jumlah DP4 tersebut bisa mengalami kenaikan atau penurunan saat proses penentuan DPT Pilkada 2024 lantaran pantarlih saat melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) juga mendata pemilih potensial tambahan.

"Kalau ada warga yang tidak terdata dalam DP4 bisa ditambahkan, karena Pantarlih saat melakukan proses coklit, selain membawa formulir DP4, juga membawa formulir pemilih potensial," katanya.

Menurutnya KPU membutuhkan sedikitnya 890 petugas pantarlih karena dari hasil sinkronisasi pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdapat 890 TPS.

"Minimal satu TPS harus ada satu orang pantarlih. Namun ada ketentuan satu TPS ada dua atau tiga pantarlih maka jumlah pantarlih bisa bertambah nantinya," katanya.

KPU Pasaman Barat juga telah melantik panitia pemilihan kecamatan (PPK) serta panitia pemungutan suara (PPS).

"Untuk bimbingan teknis bagi PPK dan PPS akan dilakukan pada awal Juni nanti terkait dengan tugas mereka," ujarnya.

KPU meminta kepada petugas PPK dan PPS agar dapat bekerja dengan jujur, netral dan profesional serta berintegritas. ***2***