Batusangkar (ANTARA) -
Bunga bangkai (Amorphophallus titanum) yang ditemukan mekar di kebun warga di Jorong Kampung Baru, Nagari (desa) Buo, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat ternyata lebih dari satu batang.
 
Di sekitaran bunga bangkai yang mekar tersebut juga ditemukan tunas baru dan beberapa anak bunga setinggi 30 hingga 50 centimeter beserta bijinya.
 
Sepintas, anak bunga bangkai itu sangat mirip dengan tanaman porang yaitu berdaun lebar, ujung daun runcing dan berwarna hijau muda, sementara biji bunga itu berwarna merah seperti buah pinang.
 
"Ternyata menurut Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD) Sumatera Barat yang telah melihat bunga itu ke lokasi, tanaman yang mirip dengan porang itu adalah anak dari bunga bangkai itu sendiri dan buah yang mirip pinang itu adalah bijinya," kata pemilik lahan Erizal.
 
Dia menuturkan, menurut keterangan warga di sekitar yang sering membersihkan kebun tersebut, bahwa tanaman yang mirip dengan porang tersebut sebelumnya banyak tumbuh di lokasi itu.
 
Namun tanaman tersebut selalu di tebang atau dimusnahkan karena tidak mengetahui bahwa tanaman itu sejenis bunga yang langka.
 
"Setelah kunjungan dari BKSDA kemarin itu disarankan bahwa tanaman itu jangan di tebang karena itu adalah sejenis bunga langka akan tumbuh lagi," ujarnya.
 
Dia mengatakan, semenjak bunga tersebut mekar kebun karet miliknya banyak dikunjungi warga sekitar menjadi objek wisata dadakan di Lintau Buo.
 
Dia berharap, mekarnya bunga langka tersebut di kebun miliknya menjadi perhatian dari pemerintah daerah setempat dan dia bersedia bekerja dengan dinas terkait.
 
"Kalau ada diperhatikan pemerintah daerah kita sanggup bekerjasama untuk wisata edukasi bagi siswa di Tanah Datar ini,"kata dia.
 
 

Pewarta : Etri Saputra
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2024