Lubuk Sikaping (ANTARA) -
Bupati Pasaman Sabar AS sambangi korban kebakaran di Jorong Muaro Penyangerahan, Nagari Padang Metinggi, Kecamatan Rao, Jumat.
 
Selain meninjau lokasi musibah dan berdialog dengan keluarga korban, kepala jorong dan wali nagari setempat, Bupati Sabar AS juga membezuk Yetni (46) pemilik rumah yang sempat mengalami luka bakar dalam musibah yang terjadi Minggu petang (30/11).
 
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.15 WIB itu, telah menghanguskan seluruh bagian rumah milik seorang janda, Yetni, yang tinggal bersama dua anak lelakinya. 
 
Rumah semi permanen itu kini tinggal puing bagian bawah, sementara bagian dinding dan atas serta atap, ludes tidak bersisa.
 
"Kerugian ditafsir 35 juta rupiah. Korban Yetni mengalami luka bakar di tangan dan kaki, sementara ke dua anaknya selamat," ujar Bupati di lokasi kejadian.
 
Alhamdulillah, lanjut Bupati Sabar AS, rumah sekitar tidak ikut tersambar api, padahal lokasi rumah yang terbakar dengan rumah lainnya, sangat berdekatan.
 
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sabar menyerahkan bantuan Rp5 juta kepada korban Yatni, dan minta agar pengurus Baznas Pasaman dapat memberikan program bedah rumah buat korban. 
 
Kepada jorong dan wali nagari diharapkan, jika program bedah rumah bisa direalisasikan dengan nilai Rp15 juta, warga sekitar berkenan bergotong royong untuk melakukan pengerjaanya.
 
"Program Bedah rumah kan dibantu pembelian bahan bangunan, sedangkan untuk pengerjaannya diharapkan partisipasi masyarakat bergotong royong," harap bupati.
 
Sebelumnya, satu hari pasca kejadian musibah kebakaran, atas instruksi Bupati Sabar AS, langsung disalurkan bantuan melalui Dinas Sosial Kabupaten Pasaman, berupa bahan makanan dan peralatan rumah tangga. 
 
Kunjungan bupati turut didampingi kepala OPD teknis Camat Rao, wali nagari dan jorong serta tokoh masyarakat muaro panyenggerahan.
 

Pewarta : Heri Sumarno
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2024