Pemko Bukittinggi salurkan beras CPP antisipasi krisis pangan
Senin, 25 September 2023 16:16 WIB
Warga Kota Bukittinggi menerima bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap dua (Antara/Al Fatah)
Bukittinggi (ANTARA) - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat menyalurkan bantuan beras penerima Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap dua yang ditujukan sebagai langkah antisipasi krisis pangan di daerah setempat.
"Penyaluran CPP dalam bentuk pemberian bantuan pangan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka antisipasi, mitigasi dan pelaksanaan penanggulanan kekurangan pangan yang dapat berdampak pada terjadinya krisis pangan dan gizi," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bukittinggi, Hendry, Senin.
Bantuan yang diserahkan secara simbolis di Balairung rumah dinas Wako itu juga sebagai pengendalian inflasi, serta melindungi produsen dan konsumen dari dampak fluktuasi harga.
"Pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi manusia yang harus dipenuhi karena merupakan sumber energi untuk mempertahankan hidup, semoga beras yang disalurkan ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari di tengah melonjaknya harga beras saat ini," kata Hendry.
Ia menyebut penerima bantuan Cadangan Pangan Pemerintah tahap II 2023 ini berjumlah 4.512. Penerima bantuan pangan merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang datanya berasal dari kemensos. Sedangkan bantuan berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).
“Adapun penerima manfaat tersebut, terdiri dari 941 KPM di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), 2368 KPM di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) dan 1203 di Kecamatan Guguak Panjang (GP). Masing masing KPM menerima bantuan beras 10 kg per bulan," jelasnya.
Dibandingkan tahap I, lanjut Hendry, jumlah penerima manfaat bantauan beras CPP ini meningkat, pada tahap I ada sebanyak 4.466 KPM, sedangkan pada tahap II ini terdapat sebanyak 4.512 KPM.
“Jadwal penyaluran untuk bulan September dilaksanakan mulai hari ini Senin ini, bersamaan dengan acara launching untuk Kelurahan Birugo dan Tarok Dipo, sedangkan untuk kelurahan lainnya dilanjutkan di kantor lurah setempat dan di kantor pos,” pungkasnya.
"Penyaluran CPP dalam bentuk pemberian bantuan pangan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka antisipasi, mitigasi dan pelaksanaan penanggulanan kekurangan pangan yang dapat berdampak pada terjadinya krisis pangan dan gizi," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bukittinggi, Hendry, Senin.
Bantuan yang diserahkan secara simbolis di Balairung rumah dinas Wako itu juga sebagai pengendalian inflasi, serta melindungi produsen dan konsumen dari dampak fluktuasi harga.
"Pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi manusia yang harus dipenuhi karena merupakan sumber energi untuk mempertahankan hidup, semoga beras yang disalurkan ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari di tengah melonjaknya harga beras saat ini," kata Hendry.
Ia menyebut penerima bantuan Cadangan Pangan Pemerintah tahap II 2023 ini berjumlah 4.512. Penerima bantuan pangan merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang datanya berasal dari kemensos. Sedangkan bantuan berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).
“Adapun penerima manfaat tersebut, terdiri dari 941 KPM di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), 2368 KPM di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) dan 1203 di Kecamatan Guguak Panjang (GP). Masing masing KPM menerima bantuan beras 10 kg per bulan," jelasnya.
Dibandingkan tahap I, lanjut Hendry, jumlah penerima manfaat bantauan beras CPP ini meningkat, pada tahap I ada sebanyak 4.466 KPM, sedangkan pada tahap II ini terdapat sebanyak 4.512 KPM.
“Jadwal penyaluran untuk bulan September dilaksanakan mulai hari ini Senin ini, bersamaan dengan acara launching untuk Kelurahan Birugo dan Tarok Dipo, sedangkan untuk kelurahan lainnya dilanjutkan di kantor lurah setempat dan di kantor pos,” pungkasnya.
Pewarta : Alfatah
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tiga warung di sisi Stasiun Lambuang kawasan Tugu Polwan Bukittinggi habis terbakar
14 February 2026 20:53 WIB
Bulog Bukittinggi serap Cadangan Beras Pemerintah di Pasaman dan Pasaman Barat
12 February 2026 19:21 WIB
Kementerian Kebudayaan RI dukung rangkaian kegiatan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi
11 February 2026 15:16 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB
BPJS Kesehatan Bukittinggi gelar pemberian informasi langsung ke masyarakat perkuat pemahaman Program JKN
05 February 2026 11:45 WIB