Vaksin Influenza Kurangi Resiko Serangan Jantung
Kamis, 22 Agustus 2013 11:44 WIB
Jantung. (Antara)
Sydney, (Antara/Xinhua-OANA) - Sebuah studi yang disiarkan di jurnal internasional, Heart, Kamis, menyebutkan vaksin influenza dapat mengurangi hampir separuh resiko serangan jantung pada orang yang berusia 50 sampai 64 tahun dan menghadapi resiko sakit jantung.
Para peneliti dari School of Public Health and Community Medicine di University of New South Wales (UNSW) mendapati kaitan itu setelah meneliti lebih dari 500 pasien di Westmead Hospital di Sydney Barat.
Penulis utama studi tersebut Profesor Raine MacIntyre dari UNSW mengatakan vaksin influenza mengurangi resiko serangan jantung.
"(Vaksin) itu memiliki dampak perlindungan, pengurangan 45 persen resiko serangan jantung," kata MacIntyre sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis siang.
"Apa yang bisa kami lakukan ialah membandingkan angka vaksinasi dan angka serangan jantung di antara warga dan mengukur keefektifan vaksin."
Namun MacIntyre mengatakan potensi dampak kesehatan dari vaksinasi influenza mesti diteliti lebih jauh.
"Serangan jantung adalah penyebab utama kematian di Australia, dan kenyataannya di dunia, sehingga ada potensi dampak penting kesehatan dari satu vaksin, yang dapat mengurangi resiko serangan jantung," kata wanita peneliti tersebut. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Vaksinasi jadi upaya pengendalian influenza terlebih pada masa pandemi
19 November 2021 13:46 WIB, 2021
Menurut ahli, virus Corona lebih lambat bermutasi dibanding virus influenza
06 May 2020 22:03 WIB, 2020
Cegah wabah corona berkembang, Puskesmas wajib laporkan ILI setiap pekan
13 February 2020 16:30 WIB, 2020
Terpopuler - Ragam
Lihat Juga
Cintakan Generasi Cerdas, Masyarakat Pasaman Baru Swadaya Bangun Taman Bacaan-Belajar
21 December 2017 17:05 WIB, 2017