Batusangkar (ANTARA) -
Menunggu selama tujuh tahun, akhirnya Jembatan Tapian Kelambu di Jorong Beringin Sakti, Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo, diresmikan pemakaiannya oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, Rabu (22/2).
 
Wali Nagari Taluak, Pendi Aswil mewakili masyarakatnya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, khususnya Bupati Tanah Datar yang telah mengalokasikan dana untuk pembangunan Jembatan Tapian Kelambu tersebut.
 
Alhamdulillah, setelah tujuh tahun penantian kami, di masa Pak Eka Putra jembatan yang menghubungkan Nagari Taluak ke Nagari Tigo Jangko yang rusak karena dibawa arus tahun 2015 lalu, sekarang sudah berdiri megah dan dimanfaatkan masyarakat. Terima kasih pak bupati,” tuturnya.
 
Diungkapkan Pendi, jembatan yang dibangun dan diresmikan ini sangat penting artinya bagi masyarakat Taluak, karena mempermudah masyarakat untuk mengangkut hasil perkebunan dan pertaniannya.
 
“Di seberang banyak perkebunan dan pertanian milik masyarakat Taluak. Semenjak jembatan putus, masyarakat terpaksa mengangkut hasil tani dan kebun melalui Jembatan Koto Panjang, yang sangat memberatkan masyarakat, karena biaya angkut semakin tinggi. Alhamdulillah, akhirnya jembatan ini selesai dan masyarakat kami sangat gembira,” katanya.
 
Bupati Eka Putra berharap, masyarakat memanfaatkan dan memelihara jembatan dengan sebaik-baiknya, agar bisa selalu terjaga kondisinya dan dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama.
 
“Seperti disampaikan pak wali, sebelumnya masyarakat harus memutar jalan untuk mengangkut hasil panen. Ini tentu sangat memberatkan baik tenaga dan biaya. Melihat betapa pentingnya keberadaan jembatan untuk mengangkut hasil panen, agar masyarakat menjaga dengan baik,” tutur Bupati Eka Putra.
 
Bupati Eka Putra mengungkapkan bahwa Jembatan Tapian Kelambu yang memiliki panjang 68 meter dengan lebar 2,4 meter tersebut, dibangun melalui APBD tahun 2022 dengan dukungan biaya lebih kurang Rp2,9 miliar.

Pewarta : Rls
Editor : Mukhlisun
Copyright © ANTARA 2024