Puluhan anak TK dan SD di Pasaman Barat ikut simulasi pencegahan kebakaran
Rabu, 8 Februari 2023 16:03 WIB
Satpol PP dan Damkar Pasaman Barat saat mengadakan simulasi dan sosialisasi menganai kebakaran kepada anal TK dan SD di Simpang Empat, Rabu. (ANTARA/Altas Maulana)
Simpang Empat (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melakukan simulasi dan sosialisasi pencegahan kebakaran bagi peserta didik Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar untuk memberikan pemahaman sejak dini menyikapi kebakaran, Rabu.
"Sejak dini anak-anak kita harus dibekali pengetahuan mengenai upaya menyikapi kebakaran termasuk untuk guru dan para orang tua," kata Kepala Satpol PP dan Damkar Pasaman Barat Hendri Wijaya melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Getri Ardenis di Simpang Empat, Rabu.
Ia mengatakan dengan adanya simulasi dan sosialisasi itu maka bila terjadi kebakaran, potensi kebakaran atau gangguan lain mereka dapat mengetahui apa yang akan dilakukan terlebih dahulu.
"Simulasi juga kita lakukan terhadap 75 orang peserta ditambah guru dan orang tua. Sehingga mereka memahami apa tindakan yang akan dilakukan," ujarnya.
Menurutnya tugas tim pemadam kebakaran semata-mata tidak hanya memadamkan api tetapi juga ada pencegahan melalui sosialisasi.
Kemudian juga melakukan penyelamatan dan evakuasi baik terhadap manusia harta benda dan hewan.
Pihaknya akan terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat atau lembaga pendidikan lainnya terhadap upaya pencegahan kebakaran.
Sebab, katanya, sesuai data tahun 2022 kasus kebakaran mencapai 60 kasus kebakaran.
Untuk pihaknya akan terus menyosialisasikan bahaya kebakaran dan mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi kebakaran.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai terjadinya kebakaran. Misalnya hati-hati pemasangan colokan tambahan listrik, jangan meninggalkan rumah dalam keadaan kompor masih menyala dan instasi listrik secara berkala dapat diperbaharui.
"Sejak dini anak-anak kita harus dibekali pengetahuan mengenai upaya menyikapi kebakaran termasuk untuk guru dan para orang tua," kata Kepala Satpol PP dan Damkar Pasaman Barat Hendri Wijaya melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Getri Ardenis di Simpang Empat, Rabu.
Ia mengatakan dengan adanya simulasi dan sosialisasi itu maka bila terjadi kebakaran, potensi kebakaran atau gangguan lain mereka dapat mengetahui apa yang akan dilakukan terlebih dahulu.
"Simulasi juga kita lakukan terhadap 75 orang peserta ditambah guru dan orang tua. Sehingga mereka memahami apa tindakan yang akan dilakukan," ujarnya.
Menurutnya tugas tim pemadam kebakaran semata-mata tidak hanya memadamkan api tetapi juga ada pencegahan melalui sosialisasi.
Kemudian juga melakukan penyelamatan dan evakuasi baik terhadap manusia harta benda dan hewan.
Pihaknya akan terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat atau lembaga pendidikan lainnya terhadap upaya pencegahan kebakaran.
Sebab, katanya, sesuai data tahun 2022 kasus kebakaran mencapai 60 kasus kebakaran.
Untuk pihaknya akan terus menyosialisasikan bahaya kebakaran dan mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi kebakaran.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai terjadinya kebakaran. Misalnya hati-hati pemasangan colokan tambahan listrik, jangan meninggalkan rumah dalam keadaan kompor masih menyala dan instasi listrik secara berkala dapat diperbaharui.
Pewarta : Altas Maulana
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Survei : Simulasi tiga nama, elektabilitas Prabowo di Sumbar capai 60,2 persen
07 April 2026 21:43 WIB
Bulan K3 Nasional 2026 Berlangsung Meriah, PLN UP3 Padang Hadirkan Edukasi hingga Simulasi Keselamatan
26 January 2026 17:00 WIB
Semangat Hari Pahlawan, PLN UID Sumatera Barat gelar simulasi tanggap darurat kebakaran
10 November 2025 12:07 WIB
Ratusan ribu warga Padang ikuti simulasi tsunami skenario Megathrust (Video)
05 November 2025 14:06 WIB
Persiapan simulasi, 921 peserta ikuti Workshop menghadapi gempa bumi berpotensi tsunami di Kota Padang
21 October 2025 16:59 WIB
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Payakumbuh Gelar Simulasi Tanggap Darurat Ceceran Limbah B3
08 October 2025 17:42 WIB