Painan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) daerah itu, terus melakukan pemutakhiran data fakir miskin secara berkala yang bertujuan supaya bantuan-bantuan sosial lebih tepat sasaran.

"Pemutakhiran data bertujuan supaya berbagai jenis bantuan sosial yang disalurkan kepada masyarakat fakir miskin benar-benar tepat sasaran di masa mendatang." Kepala Dinsos PPPA Pessel Wendra Rovikto, seperti dirilis website resmi Pemkab Pessel, Rabu.

Terkait pemutakhiran data itu, Dinas Sosial PPPA Pessel juga telah membekali petugas dan kader nagari dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Validasi Basis Data Terpadu (BDT) untuk menyamakan persepsi dengan petugas di lapangan agar basis datanya menjadi lebih tajam dan tepat sasaran.

"Bimbingan teknis BDT itu bertujuan agar pemutakhiran data terhadap fakir miskin bisa dilakukan secara berkala, yang pada akhirnya berbagai program bantuan sosial akan lebih tepat sasaran," katanya.  

Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisir kekurang akuratan data dalam rangka penetapan sasaran penerima program bantuan sosial. Sebab data yang ada di lapangan sifatnya dinamis dan berubah-ubah. Justru itu perlu dilakukan pemutakhiran data secara berkala agar penanganan fakir miskin benar-benar tepat sasaran.  

Jadi, kata dia, setelah ada data tersebut, wajib digunakan oleh  setiap pemerintah daerah dalam menyalurkan program perlindungan sosial seperti PKH, PIP, PIS dan lain-lainnya, karena melalui validasi dan verifikasi BDT ini diharapkan datanya semakin akurat.

"Kita menggunakan aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) yang secara terus menerus dikembangkan oleh Kementerian Sosial RI. Melalui aplikasi itu, petugas bisa melakukan pemutakhiran data secara online dan offline," tutup Wendra.*


Pewarta : Rls-Ant
Editor : Mukhlisun
Copyright © ANTARA 2024