Baznas Dharmasraya bantu Rp50 juta untuk Cianjur
Sabtu, 26 November 2022 13:20 WIB
Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan (tengah) dan Ketua Baznas Dharmasraya Z Lubis (dua kiri) saat menyerahkan secara simbolis bantuan untuk korba gempa Cianjur melalui Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (26/11/2022). (Antara/HO-Baznas Dharmasraya)
Pulau Punjung (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), menyalurkan bantuan Rp50 juta untuk korban korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Ketua Baznas Dharmasraya Z Lubis, di Pulau Punjung, Sabtu, mengatakan bantuan yang diberikan adalah bentuk solidaritas sesama dalam membantu meringankan beban korban yang tertimpa musibah.
"Bantuan ini secara simbolis telah kita serahkan melalui pemerintah daerah Dharmasraya hari ini, untuk kemudian pemda akan menyalurkan ke titik-titik lokasi yang membutuhkan," katanya.
Ia mengemukakan bantuan yang diberikan Baznas diambilkan dari dana zakat pada program Dharmasraya Peduli bagian tanggap bencana.
Ia mengatakan rencana awal Baznas ikut berpartisipasi menyalurkan bantuan dua ekor sapi yang digabungkan dengan program satu ton randang untuk peduli Cianjur dari Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.
"Setelah beberapa pertimbangan dan putusan rapat pimpinan Baznas, maka disepakati kita berikan bantuan dalam bentuk uang tunai," katanya.
Dari laporan BMKG, gempa bumi terjadi pukul 13.21 WIB, Senin, 21 November 2022. Gempa berpusat di 10 km arah barat daya dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dengan kedalaman gempa 10 km.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Jumat (25/11) telah menyebabkan 310 orang meninggal dunia.
Sementara itu, jumlah korban luka-luka hingga Kamis sore ini mencapai 2.046 orang sedangkan jumlah pengungsi sebanyak 62.545 orang.
Bencana tersebut juga mengakibatkan kerusakan banyak rumah penduduk serta menyebabkan banyak orang terluka dan mengungsi.
Ketua Baznas Dharmasraya Z Lubis, di Pulau Punjung, Sabtu, mengatakan bantuan yang diberikan adalah bentuk solidaritas sesama dalam membantu meringankan beban korban yang tertimpa musibah.
"Bantuan ini secara simbolis telah kita serahkan melalui pemerintah daerah Dharmasraya hari ini, untuk kemudian pemda akan menyalurkan ke titik-titik lokasi yang membutuhkan," katanya.
Ia mengemukakan bantuan yang diberikan Baznas diambilkan dari dana zakat pada program Dharmasraya Peduli bagian tanggap bencana.
Ia mengatakan rencana awal Baznas ikut berpartisipasi menyalurkan bantuan dua ekor sapi yang digabungkan dengan program satu ton randang untuk peduli Cianjur dari Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.
"Setelah beberapa pertimbangan dan putusan rapat pimpinan Baznas, maka disepakati kita berikan bantuan dalam bentuk uang tunai," katanya.
Dari laporan BMKG, gempa bumi terjadi pukul 13.21 WIB, Senin, 21 November 2022. Gempa berpusat di 10 km arah barat daya dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dengan kedalaman gempa 10 km.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Jumat (25/11) telah menyebabkan 310 orang meninggal dunia.
Sementara itu, jumlah korban luka-luka hingga Kamis sore ini mencapai 2.046 orang sedangkan jumlah pengungsi sebanyak 62.545 orang.
Bencana tersebut juga mengakibatkan kerusakan banyak rumah penduduk serta menyebabkan banyak orang terluka dan mengungsi.
Pewarta : Ilka Jensen
Editor : Ikhwan Wahyudi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
OVOP Dharmasraya diluncurkan, dorong produk unggulan desa dan daya saing UMKM
20 January 2026 13:35 WIB
Resmikan Samsat Nagari di Dharmasraya, Wagub Vasko : Wajib permudah masyarakat bayar pajak
07 January 2026 19:59 WIB
Bupati Dharmasraya berpesan tak perlu kirim karangan bunga ulang tahun, diganti bibit tanaman
30 December 2025 16:45 WIB
Rendang bantuan Dharmasraya telah sampai di Agam-Pessel, untuk Aceh-Sumut masih dalam perjalanan
25 December 2025 20:30 WIB
Dharmasraya masak dua ton rendang untuk bencana Sumatera, Bupati Annisa: wujud peduli-solidaritas masyarakat
22 December 2025 21:49 WIB
BKPSDM Dharmasraya proses pemberhentian sementara "BY" ASN BKD tersangka tipikor
10 December 2025 13:35 WIB