45 karya perupa muda dipamerkan di Taman Budaya Sumbar
Senin, 6 Juni 2022 7:28 WIB
Pengunjung mengamati karya lukisan dalam pameran "Garih" yang diselenggarakan oleh para mahasiswa Seni Rupa Universitas Negeri Padang (UNP) dengan nama "Aliansi Generasi Micin" di Taman Budaya Sumbar, pada Senin (6/6). (ANTARA/Fathul Abdi)
Padang (ANTARA) - Sebanyak 45 karya seni rupa yang terdiri dari lukisan, gambar, patung, kriya, foto, animasi, hingga lukisan digital (digital painting) dipamerkan di galeri Taman Budaya Sumatera Barat (Sumbar), di Jalan Diponegoro Nomor 31 Kota Padang.
"Karya yang dipamerkan adalah karya para perupa muda tidak hanya dari Padang, tapi juga delegasi dari ISBI Aceh dan ISI Padangpanjang," kata Ketua Pelaksana Pameran Bayu Hernanda, di Padang, Senin.
Pameran bertajuk "Garih" itu diinisiasasi oleh para mahasiswa Seni Rupa Universitas Negeri Padang (UNP) dengan nama "Aliansi Generasi Micin", berlangsung dari Sabtu (4/6) hingga Kamis (9/6).
Ia mengatakan puluhan karya tersebut merupakan karya yang dibuat pada 2022, sehingga masih "segar" dengan berbagai isu, ide, hingga cara penggarapan masing-masing seniman.
Seperti lukisan berjudul "Monalisa Love the artist" milik Aprilia Yunas yang meminjam sosok Monalisa dari karya Leonardo Da Vinci.
Namun di dalam karya tersebut Monalisa seakan-akan "dilencengkan" dari kesan yang biasanya terlihat kalem, tenang, serta misterius.
Dalam lukisan berukuran 50X60 centimeter itu lengan Monalisa tengah ditato oleh seorang laki-laki, sementara tangan lainnya menggenggam rokok dengan kepulan asap.
Selain gesture serta beberapa objek penambah lain, warna yang digunakan juga berbeda dengan lukisan milik Leonardo Da Vinci.
Jika lukisan asli menghadirkan suasana tenang, maka karya Aprilia membawa kesan ceria dan menyenangkan dengan warna dominan merah disertai gradasi serta warna turunannya.
Sedangkan karya lain adalah milik Thorik Munthaha yang membuat objek perempuan di atas kain strimin, namun objek tersebut dibuat dengan sulaman benang.
Ada juga karya "Terbuai" milik Rahmad Al Mutaqqim yang melukis perempuan dikelilingi oleh logo-logo media sosial dan jam loyo layaknya ban usai digembosi, sedangkan kepala sang perempuan dibelah oleh gawai (smartphone).
"Banyak karya-karya menarik dengan berbagai ukuran serta perspektif yang bisa dinikmati oleh para pengunjung, pameran ini terbuka untuk umum," jelasnya.
Bayu mengatakan sasaran dari kegiatan tersebut selain untuk kepentingan akademis, juga untuk menarik apresiasi publik terhadap karya-karya seni rupa.
Dalam rangkaian pameran itu pihak pelaksana juga menggelar kegiatan sketsa bersama yang terbuka bagi umum pada Senin (6/6) dari 10.00 WIB-12.00 WIB, dengan catatan membawa peralatan masing-masing.
Sedangkan pada 14.00 WIB-16.00 WIB akan digelar diskusi Seni Rupa yang mengangkat tema "Aktualisasi Diri Melalui Seni" dengan pemateri Yusuf Fadly Aser S.Pd. M.Sn, dan Zirwen S.Pd.
"Karya yang dipamerkan adalah karya para perupa muda tidak hanya dari Padang, tapi juga delegasi dari ISBI Aceh dan ISI Padangpanjang," kata Ketua Pelaksana Pameran Bayu Hernanda, di Padang, Senin.
Pameran bertajuk "Garih" itu diinisiasasi oleh para mahasiswa Seni Rupa Universitas Negeri Padang (UNP) dengan nama "Aliansi Generasi Micin", berlangsung dari Sabtu (4/6) hingga Kamis (9/6).
Ia mengatakan puluhan karya tersebut merupakan karya yang dibuat pada 2022, sehingga masih "segar" dengan berbagai isu, ide, hingga cara penggarapan masing-masing seniman.
Seperti lukisan berjudul "Monalisa Love the artist" milik Aprilia Yunas yang meminjam sosok Monalisa dari karya Leonardo Da Vinci.
Namun di dalam karya tersebut Monalisa seakan-akan "dilencengkan" dari kesan yang biasanya terlihat kalem, tenang, serta misterius.
Dalam lukisan berukuran 50X60 centimeter itu lengan Monalisa tengah ditato oleh seorang laki-laki, sementara tangan lainnya menggenggam rokok dengan kepulan asap.
Selain gesture serta beberapa objek penambah lain, warna yang digunakan juga berbeda dengan lukisan milik Leonardo Da Vinci.
Jika lukisan asli menghadirkan suasana tenang, maka karya Aprilia membawa kesan ceria dan menyenangkan dengan warna dominan merah disertai gradasi serta warna turunannya.
Sedangkan karya lain adalah milik Thorik Munthaha yang membuat objek perempuan di atas kain strimin, namun objek tersebut dibuat dengan sulaman benang.
Ada juga karya "Terbuai" milik Rahmad Al Mutaqqim yang melukis perempuan dikelilingi oleh logo-logo media sosial dan jam loyo layaknya ban usai digembosi, sedangkan kepala sang perempuan dibelah oleh gawai (smartphone).
"Banyak karya-karya menarik dengan berbagai ukuran serta perspektif yang bisa dinikmati oleh para pengunjung, pameran ini terbuka untuk umum," jelasnya.
Bayu mengatakan sasaran dari kegiatan tersebut selain untuk kepentingan akademis, juga untuk menarik apresiasi publik terhadap karya-karya seni rupa.
Dalam rangkaian pameran itu pihak pelaksana juga menggelar kegiatan sketsa bersama yang terbuka bagi umum pada Senin (6/6) dari 10.00 WIB-12.00 WIB, dengan catatan membawa peralatan masing-masing.
Sedangkan pada 14.00 WIB-16.00 WIB akan digelar diskusi Seni Rupa yang mengangkat tema "Aktualisasi Diri Melalui Seni" dengan pemateri Yusuf Fadly Aser S.Pd. M.Sn, dan Zirwen S.Pd.
Pewarta : Fathul Abdi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Semarak Bulan K3 Nasional 2026, PLN UID Sumbar Dorong Budaya Sehat dan Peduli melalui Donor Darah dan Fun Walk
11 February 2026 9:06 WIB
Sri Meiyenti resmi raih gelar Doktor, angkat perspektif budaya dalam pencegahan stunting di Sumbar
03 February 2026 20:23 WIB
SHE Challenge 2026, Komitmen PT Semen Padang Perkuat Budaya K3 di Tempat Kerja
31 January 2026 5:41 WIB
PLN UP3 Solok Perkuat Budaya K3 lewat Apel dan Edukasi Bulan K3 Nasional 2026
30 January 2026 18:52 WIB
PLN UP3 Solok perkuat budaya K3 lewat apel dan edukasi Bulan K3 Nasional 2026
30 January 2026 11:58 WIB
Dorong budaya tertib berlalu lintas, PT Semen Padang gelar Kampanye Safety Riding
23 January 2026 5:08 WIB
Terpopuler - Ragam
Lihat Juga
Macan tutul cakar pemuda dan bikin panik warga Maruyung Kabupaten Bandung
05 February 2026 12:36 WIB
Transformasi Bang Dodo (Ridho Riyansa) : Dari meja bankir jadi pionir edukasi digital Sumatra Barat
19 January 2026 19:01 WIB
Sudah optimal, operasi pencarian satu korban KM Putri Saknah di Labuan Bajo ditutup
09 January 2026 22:51 WIB
Masyarakat diimbau tidak terpengaruh info tak valid terkait air di lubang sinkhole
09 January 2026 20:39 WIB
Angin kencang bikin tiga penerbangan ke Bandara Juanda dialihkan ke Semarang
08 January 2026 18:36 WIB