25 ribu wisatawan kunjungi Agam selama libur Idul Fitri
Sabtu, 7 Mei 2022 13:32 WIB
Jumlah kunjungan ke Objek Wisata Pantai Tiku. (Antara/Yusrizal)
Lubukbasung (ANTARA) - Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat sekitar 25 ribu orang wisatawan per hari mengunjungi objek wisata di daerah itu selama libur Idul Fitri 1443 Hijriah.
"25 ribu orang wisatawan itu mengunjungi 60 objek wisata dan penginapan di daerah itu setiap harinya," kata Sekretaris Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Agam, Subhan di Lubukbasung, Sabtu.
Ia mengatakan, kunjungan wisatawan itu mulai meningkat di objek wisata itu semenjak Selasa (3/5).
Namun yang paling ramai dikunjungi pada Rabu (4/5) sampai Kamis (5/5). Setelah itu, jumlah kunjungan mulai berkurang sampai Sabtu (7/5).
"Pengunjung sudah mulai berkurang semenjak Jumat (6/5),, akibat para perantau sudah mulai balik ke daerah mereka. Kita masih melakukan pendataan kunjungan wisata sampai Minggu (8/5)," katanya.
Ia mengakui, pengunjung itu merupakan wisatawan lokal, perantau dan juga dari provinsi tetangga.
Ini berdasarkan dari nomor polisi kendaraan yang datang ke objek wisata tersebut.
"Kendaraan yang datang dari Riau, Jambi, Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Pulau Jawa," katanya.
Ia memprediksi jumlah kunjungan itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya akibat tidak ada pembatasan mudik.
Untuk mengantisipasi penularan COVID-19, Pemkab Agam menerapkan protokol kesehatan bagi wisatawan mengunjungi ke objek wisata .
"Pengunjung diwajibkan memakai masker, menjaga jarak dan lainnya selama di objek wisata," katanya.
"25 ribu orang wisatawan itu mengunjungi 60 objek wisata dan penginapan di daerah itu setiap harinya," kata Sekretaris Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Agam, Subhan di Lubukbasung, Sabtu.
Ia mengatakan, kunjungan wisatawan itu mulai meningkat di objek wisata itu semenjak Selasa (3/5).
Namun yang paling ramai dikunjungi pada Rabu (4/5) sampai Kamis (5/5). Setelah itu, jumlah kunjungan mulai berkurang sampai Sabtu (7/5).
"Pengunjung sudah mulai berkurang semenjak Jumat (6/5),, akibat para perantau sudah mulai balik ke daerah mereka. Kita masih melakukan pendataan kunjungan wisata sampai Minggu (8/5)," katanya.
Ia mengakui, pengunjung itu merupakan wisatawan lokal, perantau dan juga dari provinsi tetangga.
Ini berdasarkan dari nomor polisi kendaraan yang datang ke objek wisata tersebut.
"Kendaraan yang datang dari Riau, Jambi, Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Pulau Jawa," katanya.
Ia memprediksi jumlah kunjungan itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya akibat tidak ada pembatasan mudik.
Untuk mengantisipasi penularan COVID-19, Pemkab Agam menerapkan protokol kesehatan bagi wisatawan mengunjungi ke objek wisata .
"Pengunjung diwajibkan memakai masker, menjaga jarak dan lainnya selama di objek wisata," katanya.
Pewarta : Yusrizal
Editor : Ikhwan Wahyudi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Agam kerahkan dua alat berat bersihkan material longsor timbun jalan
12 February 2026 12:01 WIB
Belasan rumah warga Agam terendam banjir akibat curah hujan tinggi (Video)
12 February 2026 4:32 WIB
Pemkab Agam bebaskan PBB-P2 wajib pajak terdampak bencana hidrometeorologi
11 February 2026 10:27 WIB
Proses pengadaan kendaraan dinas kepala daerah Agam dimulai pada Oktober 2025
09 February 2026 12:50 WIB
Polri bangun dua jembatan bailey di Agam permudah akses warga pascabencana
07 February 2026 13:40 WIB
TP PKK Pusat salurkan 500 paket bantuan ke warga terdampak bencana di Agam
06 February 2026 17:16 WIB